Akurat Logo

BGN: 116 Juta Warga Indonesia Masih Kekurangan Kalori dan Protein

Ayu Rachmaningtyas | 29 Juli 2026, 22:28 WIB
BGN: 116 Juta Warga Indonesia Masih Kekurangan Kalori dan Protein
Kepala BGN, Sudaryono.

AKURAT.CO Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, mengungkapkan sekitar 40 persen penduduk Indonesia atau sekitar 116 juta jiwa masih mengalami kekurangan asupan kalori dan protein.

Kelompok tersebut merupakan masyarakat yang berada pada kuintil 1 dan kuintil 2 atau lapisan ekonomi terbawah.

"Sebanyak kurang lebih 40 persen penduduk Indonesia yang berada di kuintil 1 dan kuintil 2 mengalami kekurangan kalori dan protein. Kasarannya, kurang makan. Ini menyedihkan, tetapi merupakan realita yang harus kita hadapi," kata Sudaryono dalam konferensi pers di Kantor BGN, Jakarta Pusat, Rabu (29/7/2026).

Menurut Sudaryono, data yang bersumber dari Kementerian Kesehatan itu menjadi dasar evaluasi sekaligus pijakan BGN dalam menjalankan program perbaikan gizi nasional.

"Kurang lebih 116 juta orang kita masih kekurangan makan atau, secara sederhana, masih lapar. Asupan yang dikonsumsi lebih sedikit dibanding kebutuhan aktivitasnya," ujarnya.

Selain itu, BGN juga menggunakan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024 untuk memetakan wilayah prioritas intervensi.

Berdasarkan data tersebut, terdapat 20 kabupaten/kota dengan prevalensi stunting rendah, 182 kabupaten/kota kategori sedang, 220 kabupaten/kota kategori tinggi, dan 92 kabupaten/kota kategori sangat tinggi.

Data tersebut akan menjadi acuan BGN dalam memprioritaskan penanganan di daerah dengan angka stunting tinggi.

"Kami ingin memastikan intervensi gizi diberikan secara tepat, khususnya di daerah yang angka stuntingnya tinggi dan sangat tinggi," katanya.

BGN juga akan memetakan keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dapur yang telah tersedia di wilayah prioritas akan segera dioperasikan, sementara daerah yang belum memiliki fasilitas akan menjadi fokus pengembangan berikutnya.

Baca Juga: Viral Siswa Makan MBG di Depan Kelas Roboh, BGN: Sekolah Sudah Rusak Sebelum Program Berjalan

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.