Akurat
Pemprov Sumsel

Harga Pangan Naik? Rasulullah Anjurkan Melakukan Ini Agar Hati Tetap Tenang Dan Tentram Menghadapinya

Thony H | 2 November 2023, 09:00 WIB
Harga Pangan Naik? Rasulullah Anjurkan Melakukan Ini Agar Hati Tetap Tenang Dan Tentram Menghadapinya

AKURAT.CO - Harga pangan naik, seperti harga beras dan cabai yang melambung hingga dua kali lipat dalam harga pasarannya.

Fenomena harga pangan naik memamg sering terjadi. Terutama saat mendekati peringatan hari-hari besar, seperti lebaran, natal, dan lain sebagainya.

Islam menganjurkan agar umatnya selalu meneladani Nabi Muhammad SAW dalam hal apapun, termasuk saat harga pangan naik.

Baca Juga: Doa Kemenangan Palestina Atas Zionis Israel, Amalkan Setiap Selesai Sholat Untuk Menolong Warga Gaza

Memang, dalam Islam diakui bahwa salah satu sifat manusia adalah mudah berkeluh kesah. Allah SWT berfirman,

إِنَّ الْإِنْسَانَ خُلِقَ هَلُوعًا . إِذَا مَسَّهُ الشَّرُّ جَزُوعًا . وَإِذَا مَسَّهُا الْخَيْرُمَنُوعًا

Sesungguhnya manusia diciptakan dalam keadaan memiliki sifat halu’, apabila dia sedang mengalami kesulitan, dia mudah berkeluh kesah,dan jika sedang mendapatkan kenikmatan, dia bersikap pelit. (QS. Al-Ma’arij: 19 – 21).

Suatu hari para sahabat mengeluh terkait dengan harga pangan. Mereka mengatakan,

يا رسول الله غلا السعر فسعر لنا

“Wahai Rasulullah, harga-harga barang banyak yang naik, maka tetapkan keputusan yang mengatur harga barang.”

Mendengar aduhan ini, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab,

إن الله هو المسعر القابض الباسط الرازق وإني لآرجو أن ألقى الله وليس أحد منكم يطلبني بمظلمة في دم أو مال

“Sesungguhnya Allah adalah Dzat yang menetapkan harga, yang menyempitkan dan melapangkan rezeki, Sang Pemberi rezeki. Sementara aku berharap bisa berjumpa dengan Allah dalam keadaan tidak ada seorang pun dari kalian yang menuntutku disebabkan kezalimanku dalam urusan darah maupun harta.” (HR. Ahmad 12591, Abu Daud 3451, Turmudzi 1314, Ibnu Majah 2200, dan dishahihkan Al-Albani).

Baca Juga: Shalawat Al-Fatih, Amalan Yang Jadi Pembuka Segala Kesulitan

Dari keterangan di atas Rasulullah SAW mengajak kita untuk menerima takdir Allah. Sebab, kenaikan harga barang karena ketetapan Allah. Dan Allah pun tidak akan memberhentikan memberi rezeki kepada hamba-Nya.

Selain itu, dalam ayat Al-Quran Allah meminta agar manusia melakukan sholat dan bersikap sabar saat menghadapi masalah, termasuk saat harga barang naik.

Allah berfirman,

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا نَحْنُ نَرْزُقُكَ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى

“Perintahkahlah keluargamu untuk shalat dan bersabarlah dalam menjaga shalat. Aku tidak meminta rizki darimu, Aku yang akan memberikan rizki kepadamu. Akibat baik untuk orang yang bertaqwa.” (QS. Thaha: 132).

Itulah pesan Islam kepada umatnya saat harga barang naik. Islam menganjurkan untuk selalu sabar dan melakukan sholat. Insya Allah hati akan menjadi lebih tenang dan tentram dalam menghadapi kenaikan barang. Amin.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
Lufaefi
Editor
Lufaefi