Akurat
Pemprov Sumsel

Tentara Israel Lakukan Penyiksaan Dan Pelecehan Kepada Sandera Warga Palestina, Pengamat Politik Timur Tengah: Mirip ISIS

Fajar Rizky Ramadhan | 28 November 2023, 08:00 WIB
Tentara Israel Lakukan Penyiksaan Dan Pelecehan Kepada Sandera Warga Palestina, Pengamat Politik Timur Tengah: Mirip ISIS

AKURAT.CO - Tentara Israel lakukan penyiksaan dan pelecehan kepada para sandera warga Palestina. Mereka memperlakukan masyarakat Palestina di dalam penjara layaknya binatang.

Fakta banyaknya tentara Israel lakukan penyiksaan dan pelecehan kepada para sandera warga Palestina disampaikan pengamat politik Timur Tengah, Dina Y Sulaiman melalui akun Facebooknya, Dina Sulaiman, Senin (27/11/2023).

"Penyiksaan di penjara-penjara Israel sudah dilaporkan sejak lama (termasuk perkosaan pada tawanan perempuan); tetapi sejak 7 Oktober, tersebar berbagai video mengerikan, dimana Israel melakukan penyiksaan sadis, serta mempermalukan warga Palestina dengan cara menelanjangi, mengikat tangan, dan penghinaan yang sangat mengerikan di depan umu," kata Dina, menceritakan banyaknya tentara Israel lakukan penyiksaan dan pelecehan kepada para sandera warga Palestina.

Baca Juga: Mengenal Kota Ramallah, Kota Yang Menjadi Pusat Pemerintah Palestina Di Tengah Penjajahan Zionis Israel

Dosen jurusan Hubungan Internasional Universitas Padjajaran Bandung itu mengatakan, menurut laporan Amnesti Internasional pada 08 November 2023, dari kesaksian para tahanan yang dibebaskan, kesaksian para pengacara hak asasi manusia, serta rekaman video dan gambar yang ada, terbukti bahwa Israel telah melakukan berbagai penyiksaan, termasuk pemukulan dan penghinaan (pelecehan) terhadap tahanan.

Ia juga menyebut baik sejak tanggal 07 Oktober atau bahkan sebelumnya, serdadu Israel telah menahan ribuan warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak.

"Sejak tanggal 7 Oktober, serdadu Israel telah menahan lebih dari 3000 pria dan wanita (di antaranya anak-anak) Palestina. Sebelum 7 Oktober, ada 5000-an orang Palestina yang berada di penjara-penjara Israel, sebagian sudah puluhan atau belasan tahun," kata Dina menjelaskan.

Baca Juga: Riset: Dukung Palestina, Negara OKI Bisa Setop Impor Dari 5 Negara Pendukung Israel

Ia kemudian mempertanyakan, lantas siapa yang teroris? (HAMAS atau tentara Israel). "Bukankah kekejian yang dilakukan kepada tawanan Palestina justru mirip ISIS?," Dina mengakhiri statementnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.