Viral Mayat Tentara Israel Berbau Busuk Padahal Belum Sehari, Ternyata Alasannya Begini Menurut Agama Islam

AKURAT.CO - Beberapa hari ini viral mayat tentara Israel berbau busuk. Dalam beberapa video yang tersebar di sosial media, tentara yang membuka ruangan pendingin tempat jenazah itu mencium bau tak sedap. Padahal belum satu hari.
Warganet pun meyakini viralnya mayat tentara Israel berbau busuk ini karena balasan bagi mereka yang telah melakukan kezaliman kepada rakyat Palestina.
Vitalnya mayat tentara Israel berbau busuk ini tentu menjadi pelajaran bagi umat Islam. Agar tidak menjadi orang yang zalim dan kejam kepada sesama manusia.
Baca Juga: 5 Perbedaan Hamas Dan ISIS, Awas Jangan Samakan Pejuang Palestina Dengan Kelompok Teroris
Namun dikutip dari sebuah artikel, bahwa Israel sepertinya mempunyai masalah dalam penyimpanan mayat tentara mereka yang tewas dalam peperangan melawan pasukan Hamas di jalur Gaza.
Hal tersebut karena semua jenazah mengeluarkan bau busuk meski baru meninggal 1 hari dan disimpan di dalam ruangan pendingin.
Dalam perspektif Islam, jika mayat seseorang berbau busuk disebabkan karena ia ahli kemaksiatan, suka memuaskan hawa nafsu, dan menolam hak Allah.
Baca Juga: Selain Imam Syafi'i, Ini 3 Ulama Terkenal Di Dunia Yang Lahir Di Tanah Suci PalestinaBaca Juga: Selain Imam Syafi'i, Ini 3 Ulama Terkenal Di Dunia Yang Lahir Di Tanah Suci Palestina
Ini seperti disebut oleh Sidi Abdul Latif at-Tajkani, dalam kitab al-Khuthabul ‘Aqaidiyyah hal. 167-168, sebagai berikut:
وبعضهم أشد نتنا من الجيف والذين هم أشد نتنا من الجيف فالذين يتمتعون بالشهوات واللذات، ويمنعون حق الله من أموالهم.
Artinya: Ada yang baunya lebih busuk dari bangkai. Yang bahunya lebih busuk dari pada bangkai adalah orang yang selalu memuaskan hawa nafsunya, bergelimang dalam dosa syahwat dan menolak menunaikan hak Allah dalam harta kekayaannya.”
Sebagai umat Islam kita patut terus mendoakan keselamatan rakyat Palestina dari kekejaman zionis Israel. Semoga mereka segera diberikan kemerdekaan dan kedamaian dalam hidupnya.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini







