Jangan Ratapi Kematian, Ini Dia Amalan Untuk Orang yang Sudah Meninggal Menurut Ustadz Abdul Somad

AKURAT.CO Ditinggalkan oleh orang tersayang, memang menjadi suatu hal yang berat. Apalagi jika yang pergi adalah orang tua kita sendiri.
Dalam sebuah hadis dikatakan bahwa pada saat seseorang meninggal dunia maka amalannya akan otomatis terputus. Tetapi terdapat tiga amalan yang pahalanya tidak akan terputus, salah satunya adalah doa anak yang shaleh.
Bagi orang tua yang telah meninggal dunia, doa menjadi salah satu bentuk bakti yang dapat diberikan oleh anaknya yang masih hidup. Ustadz Abdul Somad dalam hal ini mengungkapkan amalan-amalan lain yang dapat dilakukan untuk orang yang sudah meninggal dunia melalui unggahan video di akun YouTube resminya, Abdul Somad Official.
Berikut ini merupakan amalan-amalan yang dapat dilakukan untuk orang-orang yang sudah meninggal dunia.
Baca Juga: Bagaimana Etika dalam Islam Bagi Manusia? Ini 7 Aspek Etika untuk Kehidupan yang Berkualitas
Membaca Kalimat Tarji
Ustadz Abdul Somad menjelaskan bahwa jika teringat dengan orang-orang yang sudah meninggal dunia, hal yang dapat kita lakukan adalah mengucapkan kalimat tarji sebagai salah satu bentuk sunnah.
إنّاَ للهِ وإنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
Artinya :”Sesungguhnya kami adalah milik Allah, dan sungguh hanya kepada-Nya kami akan kembali”.
“Ada yang lebih sayang dari kita. Siapa itu? Allah. Dia pinjamkan sejenak dengan kita, habis itu diambilnya, jangan kita marah maka kita ridho” Ujar Ustadz Abdul Somad dalam tayangan akun YouTube resminya (Abdul Somad Official), dikutip pada Selasa(30/1/2024).
Mengirim Doa
Ustadz Abdul Somad selanjutnya menjelaskan bahwa orang-orang yang sudah meninggal dunia dapat dikirimkan sesuatu yang tidak ada ikhtilaf untuknya, yakni berupa doa. Adapun salah satu doa yang dapat dikirimkan kepada almarhum dan almarhumah adalah:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ
Artinya :”Ya Allah, ampunilah dia, belas kasihanilah dia, hapuskanlah dan ampunilah dosa-dosanya”
Sedangkan bagi seorang anak yang ingin mengirimkan doa kepada orang tuanya yang sudah meninggal dunia dapat membaca doa berikut:
رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا
Artinya :”Ya Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil."
Baca Juga: Viral! Tim Kampanye Anies Baswedan Bawa-bawa Malaikat Jibril, Begini Hukumnya dalam Islam
Mengirimkan Sholat
Yang dimaksud mengirimkan sholat di sini adalah mengirimkan pahala sholat kepada orang-orang yang sudah meninggal dunia. Selain sholat, menurut ahlussunnah wal jamaah, amalan lain yang dapat dikirimkan pahalanya adalah puasa, haji, dan membaca Al-Qur’an.
Demikian amalan-amalan yang dapat dilakukan untuk orang-orang yang sudah meninggal dunia menurut Ustadz Abdul Somad. Amalan-amalan itu lebih bermanfaat daripada meratapi kepergian mereka ataupun mengutuk takdir yang sudah terjadi, sebab amalan-amalan itu insyaallah akan sampai kepada almarhum dan almarhumah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









