Viral Gaji KPPS 2024 di Sosial Media, Ini Cara Mengelola Keuangan dengan Berkah dalam Perspektif Islam

AKURAT.CO Profesi sebagai petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) viral di sosial media karena disebur-sebut besar gajinya.
Merujuk pada Surat Keputusan (SK) Menteri Keuangan (Menkeu) Nomor S-647/MK.02/2022 tertanggal 5 Agustus 2022, gaji petugas KPPS pada pemilu 2024 ini mengalami kenaikan. Berikut ini rinciannya:
1. Gaji Ketua KPPS Pemilu 2024: Rp 1.200.000, 2. Gaji Anggota KPPS Pemilu 2024: Rp 1.100.000, 3. Gaji Satlinmas Pemilu 2024: Rp 700.000.
Sementara itu untuk gaji petugas KPPS di luar negeri juga mendapat bayaran yang lebih besar sebagai berikut: 1. Gaji Ketua KPPSLN Pemilu 2024: Rp 6.500.000, 2. Gaji Sekretaris KPPSLN Pemilu 2024: Rp 6.000.000, 3. Gaji Satlinmas LN Pemilu 2024: Rp 4.500.000.
Baca Juga: Viral Penggunaan Hijab Sakaratul Maut, Apa Artinya dan Bagaimana Hukumnya dalam Islam?
Mengelola Keuangan dengan Berkah dalam Perspektif Islam
Mengelola keuangan menurut prinsip-prinsip Islam tidak hanya sekadar pengaturan anggaran, tetapi juga melibatkan aspek spiritual dan moral. Berikut adalah beberapa panduan untuk mengelola keuangan agar lebih berkah dan terus bertambah dalam perspektif Islam:
Taubat dan Niat yang Baik:
Sebelum memulai pengelolaan keuangan, lakukan taubat dan niatkan setiap langkah dalam mengelola keuangan sebagai bentuk ibadah kepada Allah. Niat yang tulus akan membawa berkah dalam setiap usaha.
Zakat dan Infaq:
Jadikan pembayaran zakat sebagai prioritas utama dalam pengelolaan keuangan. Sumbangkan pula infaq sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Kedua amal ini tidak hanya membersihkan harta, tetapi juga membuka pintu rezeki yang lebih besar.
Prioritaskan Kebutuhan Daripada Keinginan:
Islam mengajarkan untuk memenuhi kebutuhan dasar terlebih dahulu sebelum membeli barang-barang mewah. Hindari boros dan pertimbangkan setiap pengeluaran dengan bijak.
Hindari Riba (Bunga):
Riba diharamkan dalam Islam. Hindarilah transaksi yang melibatkan bunga, termasuk pinjaman dengan bunga tinggi. Prioritaskan solusi finansial yang bebas dari riba.
Baca Juga: Marak Terjadi di Media Sosial, Begini Hukum Flexing dalam Islam
Investasi Syariah:
Pilih investasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Pilihan investasi syariah melibatkan bisnis-bisnis yang sesuai dengan ketentuan Islam dan tidak melibatkan praktik riba atau kegiatan yang diharamkan.
Pendekatan Jangka Panjang:
Fokus pada investasi jangka panjang yang memiliki potensi pertumbuhan, sejalan dengan prinsip Islam yang menekankan keberlanjutan dan keadilan.
Menabung dan Menghindari Hutang Berlebihan:
Menabung adalah konsep yang diakui dalam Islam. Hindari hutang yang tidak perlu dan selalu usahakan untuk hidup sesuai dengan kemampuan finansial.
Berkat dalam Pemberian Sadaqah:
Selalu sisihkan sebagian dari penghasilan untuk memberikan sadaqah (amal kecil) secara rutin. Pemberian ini tidak hanya memberikan manfaat bagi orang lain, tetapi juga membawa berkah kepada keuangan Anda.
Dengan menggabungkan aspek spiritual, moral, dan finansial, mengelola keuangan dalam perspektif Islam dapat membawa berkah yang lebih besar dan memberikan kepuasan batin yang mendalam. Ingatlah untuk senantiasa bersyukur atas rezeki yang diberikan Allah dan terus memperbaiki cara mengelola keuangan sesuai dengan ajaran-Nya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK





