Akurat
Pemprov Sumsel

Apa Benar Weton Tibo Loro Bakal Berjaya dan Kaya Raya di Tahun Baru Jawa, Rezekinya Mengucur Mulai 1 Suro 2024? Ini Jawaban Menurut Hadis Nabi

Fajar Rizky Ramadhan | 9 Juli 2024, 10:30 WIB
Apa Benar Weton Tibo Loro Bakal Berjaya dan Kaya Raya di Tahun Baru Jawa, Rezekinya Mengucur Mulai 1 Suro 2024? Ini Jawaban Menurut Hadis Nabi

AKURAT.CO Dalam kebudayaan Jawa, weton memiliki peran penting dalam menentukan karakter dan nasib seseorang.

Salah satu weton yang banyak dibicarakan adalah "Tibo Loro." Banyak yang meyakini bahwa weton ini memiliki potensi besar untuk berjaya dan kaya raya, terutama pada saat pergantian Tahun Baru Jawa, yang dimulai pada 1 Suro.

Namun, benarkah demikian? Bagaimana pandangan agama Islam mengenai hal ini, terutama berdasarkan hadits?

Weton dan Kepercayaan Jawa

Weton adalah kombinasi antara hari lahir dan pasaran dalam penanggalan Jawa. Kombinasi ini dipercaya mempengaruhi nasib dan karakter seseorang. Weton "Tibo Loro" dianggap memiliki karakter yang kuat dan berpotensi untuk sukses.

Baca Juga: Apakah Benar Bulan Suro atau Muharram Dipenuhi Malapetaka?

Meskipun kepercayaan ini kuat di kalangan masyarakat Jawa, penting untuk melihat pandangan agama terhadap hal semacam ini. Islam, sebagai agama mayoritas di Indonesia, memiliki pandangan yang jelas mengenai ramalan dan kepercayaan semacam itu.

Pandangan Islam Terhadap Ramalan dan Kepercayaan Tradisional

Islam mengajarkan umatnya untuk hanya percaya kepada Allah dalam hal nasib dan rezeki. Ramalan dan kepercayaan tradisional yang tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam sering kali dianggap sebagai bentuk syirik atau mempersekutukan Allah. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda:

الطيرة شرك، الطيرة شرك، الطيرة شرك

Artinya: "Ramalan adalah syirik, ramalan adalah syirik, ramalan adalah syirik." (HR. Abu Dawud, At-Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

Hadits ini menegaskan bahwa percaya kepada ramalan termasuk bentuk syirik, yang merupakan dosa besar dalam Islam. Oleh karena itu, kepercayaan kepada weton atau ramalan lainnya tidak sesuai dengan ajaran Islam.

Rezeki dalam Pandangan Islam

Rezeki adalah segala bentuk pemberian dari Allah kepada hamba-Nya, baik berupa materi maupun non-materi. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:

وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ

Artinya: "Dan di langit terdapat (sebab-sebab) rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu." (QS. Adh-Dhariyat: 22).

Baca Juga: Orang yang Meninggal di Malam 1 Suro Apakah Dibawa oleh Roh-roh Halus?

Ayat ini mengajarkan bahwa rezeki manusia telah ditentukan oleh Allah dan datang dari-Nya. Usaha dan doa adalah kunci untuk membuka pintu rezeki, bukan kepercayaan kepada hal-hal yang tidak berdasar pada ajaran agama.

Weton "Tibo Loro" yang dianggap akan berjaya dan kaya raya pada Tahun Baru Jawa, khususnya mulai 1 Suro 2024, hanyalah kepercayaan tradisional yang tidak memiliki dasar dalam ajaran Islam.

Menurut hadits, percaya kepada ramalan seperti ini termasuk bentuk syirik. Rezeki dan nasib seseorang sepenuhnya berada di tangan Allah SWT.

Umat Islam dianjurkan untuk tetap berusaha, berdoa, dan bertawakal kepada Allah dalam mencari rezeki dan meraih kesuksesan dalam hidup.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.