Viral Daycare di Depok Aniaya Anak, Ini Hukuman Bagi Orang yang Menganiaya Anak Menurut Islam

AKURAT.CO Kasus penganiayaan anak yang diduga terjadi di sebuah daycare di Depok baru-baru ini menjadi viral di media sosial.
Kejadian tersebut memicu reaksi publik yang luas, terutama terkait dengan perlindungan anak dan tanggung jawab pengasuh.
Dalam konteks ini, penting untuk memahami pandangan Islam mengenai hukuman bagi orang yang menganiaya anak, serta landasan dalil dalam Al-Qur'an dan Hadis.
Islam memandang anak-anak sebagai amanah (titipan) dari Allah SWT yang harus dijaga dengan penuh kasih sayang dan perhatian. Perlakuan buruk terhadap anak-anak bukan hanya melanggar hak asasi manusia tetapi juga bertentangan dengan ajaran agama Islam.
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:
وَلَا تَقْتُلُوا أَوْلَادَكُمْ خَشْيَةَ إِمْلَاقٍ ۖ نَحْنُ نَرْزُقُهُمْ وَإِيَّاكُمْ ۚ إِنَّ قَتْلَهُمْ كَانَ خِطْئًا كَبِيرًا (QS. Al-Isra: 31)
Artinya: "Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut kemiskinan. Kami yang memberi rezeki kepada mereka dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah suatu dosa yang besar."
Ayat ini menegaskan bahwa segala bentuk tindakan yang membahayakan anak-anak, termasuk penganiayaan, adalah perbuatan yang sangat tercela dan dianggap dosa besar dalam Islam.
Hukuman Bagi Pelaku Penganiayaan Anak
Dalam Islam, hukum berfungsi untuk menjaga hak dan kehormatan setiap individu, termasuk anak-anak. Hukuman bagi pelaku penganiayaan anak dapat bervariasi tergantung pada tingkat keparahan tindakan tersebut dan dampak yang ditimbulkan.
1. Qisas dan Diyat:
Qisas adalah hukum balasan setimpal, sedangkan diyat adalah denda yang harus dibayar oleh pelaku kepada korban atau keluarganya. Dalam kasus penganiayaan yang menyebabkan luka fisik serius, pelaku dapat dikenakan hukuman qisas atau membayar diyat sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
وَكَتَبْنَا عَلَيْهِمْ فِيهَا أَنَّ النَّفْسَ بِالنَّفْسِ وَالْعَيْنَ بِالْعَيْنِ وَالْأَنْفَ بِالْأَنْفِ وَالْأُذُنَ بِالْأُذُنِ وَالسِّنَّ بِالسِّنِّ وَالْجُرُوحَ قِصَاصٌ ۚ فَمَنْ تَصَدَّقَ بِهِ فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ ۚ وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ (QS. Al-Maidah: 45)
Artinya: "Dan Kami telah menetapkan bagi mereka di dalamnya (Taurat) bahwa jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka-luka (pun) ada qisasnya. Barang siapa yang melepaskan (hak qisas)nya, maka itu menjadi penebus dosa baginya. Dan barang siapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim."
2. Ta'zir:
Selain qisas dan diyat, pelaku juga bisa dikenakan hukuman ta'zir, yaitu hukuman yang ditentukan oleh hakim berdasarkan tingkat kesalahan dan situasi. Ta'zir dapat berupa penjara, denda, atau hukuman lainnya yang dianggap sesuai untuk mencegah terulangnya tindakan serupa.
Baca Juga: Hukum Menganiaya Anak dalam Islam
Dalam Islam, penganiayaan terhadap anak merupakan tindakan yang sangat dikecam dan diharamkan. Setiap pelaku penganiayaan harus menerima hukuman yang adil sesuai dengan hukum Islam, baik berupa qisas, diyat, maupun ta'zir.
Dengan adanya kasus yang terjadi di Depok ini, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya perlindungan terhadap anak-anak dan menjaga amanah yang telah diberikan oleh Allah SWT.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








