Mawaddah Ilona Anak Crazy Rich Viral Gelar Pernikahan Bak Pesta Rakyat, Apa Hukumnya Menurut Islam?

AKURAT.CO Pernikahan adalah momen penting dalam kehidupan seorang Muslim dan harus dilakukan sesuai dengan aturan syariat Islam.
Baru-baru ini, pernikahan Mawaddah Ilona, anak dari seorang "crazy rich" yang viral di media sosial karena menggelar pesta pernikahan yang megah seperti pesta rakyat, memunculkan pertanyaan tentang hukumnya menurut pandangan Islam.
Dalam Islam, pernikahan dianjurkan untuk dilakukan secara sederhana dan tidak berlebihan.
Prinsip kesederhanaan ini didasarkan pada berbagai dalil dari Al-Qur'an dan Hadis yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dan tidak berlebih-lebihan dalam perayaan.
Beberapa dalil yang relevan mengenai hal ini adalah:
Al-Qur'an Surah Al-Isra' [17:26-27]:
"Dan berikanlah kepada kerabat-kerabatmu hak-haknya masing-masing, serta orang-orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan, dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhannya."
Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak menghamburkan harta secara boros. Menggelar pesta pernikahan yang sangat mewah dan berlebihan dapat dianggap sebagai pemborosan, yang bertentangan dengan ajaran Islam.
Baca Juga: Ramai Cuci Darah Pasien Anak-anak, Ini Doa Menghindari Anak dari Segala Macam Penyakit
Dalil Beberapa Hadis Nabi:
Hadis Riwayat Al-Bukhari dan Muslim dari Abdullah bin Umar r.a.:" Sesungguhnya yang terbaik di antara pernikahan adalah yang paling sederhana biayanya."
Hadis ini menunjukkan bahwa pernikahan yang sederhana adalah yang terbaik. Menggelar pesta pernikahan secara mewah dan meriah bertentangan dengan ajaran ini.
Hadis Riwayat Abu Dawud dari Anas bin Malik r.a.: "Kami mengadakan walimah (pesta pernikahan) Rasulullah SAW dengan dua potong roti dan beberapa potong daging, dan tidak ada yang lebih dari itu."
Hadis ini menunjukkan bahwa Rasulullah SAW mengadakan walimah dengan cara yang sangat sederhana, dan ini menjadi contoh bagi umat Islam untuk mengikuti.
Dari penjelasan di atas, jelas bahwa meskipun menggelar pesta pernikahan seperti yang dilakukan Mawaddah Ilona mungkin menciptakan kesan kemewahan dan prestise, hal tersebut tidak selalu sesuai dengan prinsip-prinsip Islam yang menekankan kesederhanaan dan menghindari pemborosan.
Pernikahan dalam Islam dianjurkan untuk dilakukan dengan sederhana dan penuh berkah, mengingatkan kita bahwa kebahagiaan dalam pernikahan lebih penting daripada kemewahan pesta.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









