Akurat
Pemprov Sumsel

Viral Selebgram di Medan Suruh Yesus Potong Rambut, Islam Melarang Mengolok-olok Keyakinan Agama Lain

Fajar Rizky Ramadhan | 5 Oktober 2024, 10:00 WIB
Viral Selebgram di Medan Suruh Yesus Potong Rambut, Islam Melarang Mengolok-olok Keyakinan Agama Lain

AKURAT.CO Baru-baru ini, dunia maya dihebohkan oleh video seorang selebgram asal Medan yang menyuruh Yesus untuk "memotong rambut" melalui gambar yang muncul di layar ponselnya.

Tidak lama kemudian warga pun melaporkannya ke pihak kepolisian dengan digaan penistaan agama.

Aksi ini mendapat perhatian besar dari warganet karena dianggap sebagai bentuk penghinaan terhadap simbol agama tertentu.

Dalam Islam, tindakan semacam ini sangat dilarang, karena Islam mengajarkan untuk selalu menghormati keyakinan agama lain dan melarang mengolok-olok agama apa pun.

Larangan Mengolok-olok Keyakinan Agama Lain dalam Islam

Islam sebagai agama yang mengajarkan toleransi dan perdamaian, menegaskan pentingnya menjaga hubungan baik dengan umat agama lain, termasuk dengan tidak menghina atau mengolok-olok simbol-simbol keagamaan mereka.

Allah SWT dengan jelas menyebutkan dalam Al-Qur'an tentang larangan mengolok-olok keyakinan agama lain.

Dalil Al-Qur'an tentang Larangan Menghina Agama Lain:

Allah berfirman dalam Surat Al-An'am:

وَلَا تَسُبُّوا الَّذِينَ يَدْعُونَ مِن دُونِ اللَّهِ فَيَسُبُّوا اللَّهَ عَدْوًا بِغَيْرِ عِلْمٍ ۗ كَذَٰلِكَ زَيَّنَّا لِكُلِّ أُمَّةٍ عَمَلَهُمْ ثُمَّ إِلَىٰ رَبِّهِم مَّرْجِعُهُمْ فَيُنَبِّئُهُم بِمَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

“Dan janganlah kamu memaki sembahan-sembahan yang mereka sembah selain Allah, karena mereka nanti akan memaki Allah dengan melampaui batas tanpa pengetahuan. Demikianlah Kami jadikan setiap umat menganggap baik pekerjaan mereka. Kemudian kepada Tuhan merekalah kembali mereka, lalu Dia memberitakan kepada mereka apa yang dahulu mereka kerjakan.” (QS. Al-An’am: 108).

Baca Juga: Akhir-akhir Ini Viral Kasus Kekerasan Seksual pada Anak, Bunuh Diri, dan Pembunuhan, Apa yang Harus Dikoreksi Pemerintah Menurut Islam?

Dalam ayat ini, Allah SWT memperingatkan agar tidak menghina atau mencela sesembahan orang lain, karena hal tersebut hanya akan menyebabkan mereka menghina Allah dan agama Islam.

Sikap seperti ini justru akan memperkeruh hubungan antara umat beragama dan menghilangkan nilai-nilai perdamaian yang diajarkan Islam.

Konsekuensi Menghina Keyakinan Agama Lain

Menghina simbol agama atau figur-figur yang dihormati oleh agama lain, seperti tindakan selebgram tersebut yang menggunakan gambar Yesus di ponsel, tidak hanya melanggar ajaran Islam, tetapi juga dapat memicu konflik antaragama.

Dalam ajaran Islam, Nabi Muhammad SAW menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dengan umat agama lain.

Diriwayatkan dalam hadits:

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِي جَارَهُ

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka janganlah menyakiti tetangganya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Hadits ini mengajarkan umat Islam untuk bersikap baik kepada semua orang, termasuk orang-orang dari agama lain. Tindakan menghina keyakinan agama lain bisa dianggap sebagai pelanggaran terhadap ajaran ini.

Baca Juga: Happy Asmara Makan Babi Saat Live karena Tidak Sengaja, Apa Hukumnya menurut Islam?

Tindakan menghina simbol-simbol keagamaan lain, seperti yang dilakukan oleh selebgram tersebut, adalah hal yang sangat tidak dianjurkan dalam Islam.

Tidak hanya melanggar ajaran tentang penghormatan antarumat beragama, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial yang lebih luas.

Islam menegaskan pentingnya toleransi dan penghormatan, seperti yang diajarkan oleh Al-Qur'an dan hadits Nabi Muhammad SAW.

Oleh karena itu, sangat penting bagi umat Islam untuk menjaga ucapan dan tindakan mereka agar tetap selaras dengan nilai-nilai perdamaian yang diajarkan oleh agama

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.