Akurat
Pemprov Sumsel

Nonton Film Indoxxi Membatalkan Puasa Sunnah Bulan Sya'ban atau Tidak?

Fajar Rizky Ramadhan | 1 Februari 2025, 06:30 WIB
Nonton Film Indoxxi Membatalkan Puasa Sunnah Bulan Sya'ban atau Tidak?

AKURAT.CO Nonton film Indoxxi menjadi salah satu kegiatan sebagian orang untuk mengakses film-film yang ada dalam situs ilegal tersebut. Lantas kaitannya dengan puasa Sunnah bulan Sya'ban, apakah aktivitas itu membatalkan puasa atau tidak?

Puasa sunnah di bulan Sya'ban memiliki keutamaan yang besar dalam Islam. Rasulullah SAW dikenal sering berpuasa di bulan ini lebih banyak dibandingkan bulan-bulan lain, kecuali Ramadhan.

Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Aisyah radhiyallahu 'anha, beliau berkata:

قالت عائشة رضي الله عنها: كان رسول الله صلى الله عليه وسلم يصوم حتى نقول لا يفطر، ويفطر حتى نقول لا يصوم، فما رأيت رسول الله صلى الله عليه وسلم استكمل صيام شهر إلا رمضان، وما رأيته أكثر صياما منه في شعبان

Aisyah radhiyallahu 'anha berkata: Rasulullah ﷺ berpuasa sampai kami berkata bahwa beliau tidak berbuka, dan beliau berbuka sampai kami berkata bahwa beliau tidak berpuasa. Aku tidak pernah melihat Rasulullah ﷺ berpuasa satu bulan penuh kecuali Ramadhan, dan aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa daripada di bulan Sya'ban. (HR. Bukhari dan Muslim)

Dari hadis ini, terlihat jelas bahwa puasa di bulan Sya'ban adalah sunnah yang sangat dianjurkan. Namun, muncul pertanyaan, apakah menonton film di platform seperti Indoxxi dapat membatalkan puasa sunnah ini?

Baca Juga: Nisfu Sya'ban: Keutamaan dan 5 Amalan Paling Besar Pahalanya

Dalam Islam, puasa tidak hanya menahan diri dari makan dan minum, tetapi juga dari hal-hal yang bisa mengurangi pahala atau bahkan membatalkannya. Rasulullah ﷺ bersabda:

قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: من لم يدع قول الزور والعمل به فليس لله حاجة في أن يدع طعامه وشرابه

Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan perbuatan dosa, maka Allah tidak butuh dia meninggalkan makan dan minumnya. (HR. Bukhari)

Menonton film pada dasarnya bukan termasuk perkara yang secara langsung membatalkan puasa secara fikih, karena pembatal puasa yang utama adalah makan, minum, dan hubungan suami istri.

Namun, jika film yang ditonton mengandung unsur maksiat, seperti adegan tidak senonoh, musik yang melalaikan, atau dialog yang mengandung kebohongan dan kemungkaran, maka hal ini bisa mengurangi pahala puasa seseorang.

Allah berfirman dalam Al-Qur'an:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kalian berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kalian agar kalian bertakwa. (QS. Al-Baqarah: 183)

Dari ayat ini, dapat dipahami bahwa tujuan utama puasa adalah meningkatkan ketakwaan. Jika seseorang berpuasa tetapi menghabiskan waktunya dengan hal-hal yang bertentangan dengan nilai-nilai ketakwaan, maka puasanya bisa kehilangan esensinya.

Baca Juga: Menuju Malam Nisfu Syaban: Amalan dan Doa yang Dianjurkan

Kesimpulannya, menonton film di Indoxxi atau platform sejenisnya tidak secara langsung membatalkan puasa sunnah di bulan Sya'ban, tetapi jika film yang ditonton mengandung unsur maksiat, maka hal itu bisa mengurangi pahala puasa atau bahkan membuat seseorang tidak mendapatkan manfaat spiritual dari puasanya.

Oleh karena itu, sebaiknya di bulan yang penuh keberkahan ini, seorang muslim lebih memilih aktivitas yang mendekatkannya kepada Allah, seperti membaca Al-Qur’an, berdzikir, atau mempelajari ilmu agama, daripada menghabiskan waktu dengan tontonan yang bisa melalaikan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.