Sadinem, Calon Jemaah Haji Asal Karanganyar Gagal Berangkat Dua Kali karena Masalah Kesehatan

AKURAT.CO Seorang calon jemaah haji (calhaj) asal Karanganyar, Jawa Tengah, bernama Sadinem (66), kembali batal menunaikan ibadah haji untuk kedua kalinya karena alasan kesehatan.
Sadinem seharusnya berangkat ke Tanah Suci pada tahun ini, namun harus membatalkan keberangkatannya lantaran harus menjalani operasi tulang di bagian bokong.
Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karanganyar, Sofyan Hadi, membenarkan hal tersebut.
"Dia mau operasi tulang bagian bokong," ujar Sofyan saat dihubungi wartawan, Senin (5/5/2025).
Ini merupakan kali kedua Sadinem gagal berangkat. Tahun lalu, ia juga batal menjalani ibadah haji karena menderita komplikasi akibat diabetes dan harus menjalani operasi kaki.
"Itu sebenarnya tahun kemarin juga berangkat terus tunda karena sakit gula. Tahun kemarin operasi kaki karena gula," tambah Sofyan.
Sadinem tercatat sebagai satu-satunya calhaj asal Karanganyar yang tidak jadi berangkat tahun ini karena alasan kesehatan.
Baca Juga: Gunakan Visa Ziarah, 30 Calon Jemaah Haji Ilegal Berhasil Masuk ke Arab Saudi
Berdasarkan data dari Kemenag, terdapat 505 calhaj dari Karanganyar yang dijadwalkan berangkat pada musim haji 2025.
Mereka terbagi ke dalam dua kloter, yaitu 173 orang pada kloter pertama dan 332 orang pada kloter kedua. Keduanya dijadwalkan masuk ke Embarkasi Donohudan pada 19 dan 20 Mei 2025.
Sofyan menyampaikan bahwa sebelum Sadinem mengonfirmasi pembatalan keberangkatan, sudah ada 476 dari 491 calhaj berstatus "berhak lunas" yang menyelesaikan pelunasan biaya haji.
Sisanya, sebanyak 15 orang, memilih menunda keberangkatan. Dengan tambahan dari cadangan, total calhaj Karanganyar mencapai 505 orang.
"Sementara baru itu yang konfirmasi ke kami. Untuk yang wafat sejauh ini tidak ada," pungkasnya.
Kisah Sadinem menjadi pengingat akan pentingnya kesiapan fisik dan kesehatan bagi para calon jemaah haji.
Semoga ia segera pulih dan mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima di waktu mendatang.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










