Hari Libur Nasional Kalender Mei 2025, Apakah Ada Hari Besar Islam?

AKURAT.CO Mei 2025 menjadi salah satu bulan yang dinantikan oleh masyarakat Indonesia karena menawarkan rangkaian hari libur nasional dan cuti bersama yang memungkinkan terjadinya libur panjang.
Berdasarkan informasi resmi dari pemerintah, terdapat tiga hari libur nasional yang jatuh pada bulan ini, disertai dengan dua hari cuti bersama.
Kombinasi ini memberikan jeda yang cukup panjang dari rutinitas kerja, yang dapat dimanfaatkan untuk berlibur, berkumpul bersama keluarga, atau sekadar beristirahat.
Salah satu hari besar yang menandai libur nasional di bulan ini adalah Hari Raya Waisak, yang jatuh pada Senin, 12 Mei 2025.
Momentum ini juga disertai dengan cuti bersama pada Selasa, 13 Mei 2025, sehingga masyarakat dapat menikmati libur panjang selama empat hari, terhitung sejak akhir pekan hingga Selasa. Kegiatan produktif dijadwalkan akan kembali berlangsung mulai Rabu, 14 Mei 2025.
Libur panjang ini diyakini akan memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata domestik. Diprediksi terjadi peningkatan mobilitas masyarakat ke berbagai destinasi wisata dalam negeri.
Baca Juga: Shalawat Penarik Rezeki yang Mudah Diamalkan Kapan Saja dan di Mana Saja!
Industri seperti perhotelan, transportasi, dan kuliner diperkirakan akan mengalami lonjakan permintaan, sehingga pemerintah dan pelaku industri diimbau untuk bersiap menyambut momentum ini.
Secara keseluruhan, tahun 2025 tercatat memiliki total 27 hari libur, yang terdiri dari 17 hari libur nasional dan 10 hari cuti bersama. Jumlah ini dipandang ideal dalam menunjang keseimbangan antara produktivitas kerja dan waktu istirahat masyarakat.
Namun, jika merujuk pada daftar hari besar keagamaan Islam, tidak terdapat hari besar Islam yang jatuh pada bulan Mei 2025.
Sebelumnya, perayaan Idul Fitri 1446 H telah berlangsung pada awal April 2025, dan hari-hari besar Islam selanjutnya, seperti Idul Adha, diprediksi akan jatuh pada pertengahan Juni 2025.
Baca Juga: Kalender Jawa Weton Bulan Mei 2025, Lengkap 1 Bulan!
Dengan demikian, meskipun bulan Mei tidak mencakup hari besar Islam, masyarakat tetap memiliki kesempatan untuk memanfaatkan libur nasional yang ada secara optimal.
Pemerintah pun mendorong agar waktu libur ini digunakan untuk mempererat hubungan sosial, mengeksplorasi kekayaan budaya lokal, serta memulihkan kesehatan mental sebelum kembali ke aktivitas produktif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









