Akurat
Pemprov Sumsel

Innalilahi, Dua Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia Akibat Virus MERS-CoV di Tanah Suci

Fajar Rizky Ramadhan | 19 Mei 2025, 17:27 WIB
Innalilahi, Dua Jemaah Haji Indonesia Meninggal Dunia Akibat Virus MERS-CoV di Tanah Suci

AKURAT.CO Dua jemaah haji asal Indonesia dilaporkan meninggal dunia akibat terinfeksi virus Middle East Respiratory Syndrome Coronavirus (MERS-CoV) selama menjalankan ibadah haji di Arab Saudi.

Informasi ini disampaikan langsung oleh Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, Mohammad Imran, dalam keterangan resmi pada Senin, 19 Mei 2025.

Menurut Imran, kasus MERS-CoV terkonfirmasi ditemukan di dua wilayah, yakni Riyadh dan Hail. “Pada kasus itu dua orang dinyatakan meninggal karena MERS-CoV,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa total terdapat sembilan kasus MERS-CoV yang terkonfirmasi di Arab Saudi antara 1 Maret hingga 21 April 2025.

Baca Juga: Tiap Tahun Banyak Jemaah Haji Wafat, Mengapa Jenazah Tak Dipulangkan ke Indonesia?

Dari jumlah tersebut, delapan kasus ditemukan di Riyadh dan satu kasus lainnya di Hail. Yang mengkhawatirkan, tujuh dari delapan kasus di Riyadh melibatkan tenaga kesehatan.

"Tujuh di antaranya teridentifikasi di Riyadh, termasuk enam petugas kesehatan yang tertular infeksi nosokomial dari satu pasien terinfeksi yang mereka rawat," jelasnya.

Mohammad Imran menegaskan bahwa MERS-CoV merupakan penyakit pernapasan serius yang disebabkan oleh virus Corona. Penularan virus ini dapat terjadi melalui dua jalur utama, yaitu kontak langsung dengan hewan yang terinfeksi—terutama unta—dan melalui droplet pernapasan dari manusia ke manusia.

Ia mengimbau jemaah dan petugas haji untuk tidak menganggap enteng virus ini, meskipun kasusnya terbilang terkendali.

“Hindari kontak langsung dengan unta, termasuk foto dengan unta dan minum susu unta di peternakan ataupun tidak mengonsumsi produk olahan unta yang tidak terjamin kebersihannya,” terangnya.

Gejala umum MERS-CoV meliputi demam, batuk, dan kesulitan bernapas. Jika tidak segera ditangani, infeksi ini dapat berkembang menjadi komplikasi berat yang mengancam jiwa.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Makkah Jelang Pelaksanaan Armuzna, Jemaah Haji Diminta Jaga Kesehatan

Berdasarkan data dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Kementerian Kesehatan Arab Saudi secara resmi telah melaporkan sembilan kasus positif MERS-CoV yang terjadi selama rentang waktu Maret hingga April 2025.

Pemerintah Arab Saudi terus memantau dan mengendalikan penyebaran virus ini, namun kewaspadaan jemaah tetap menjadi kunci utama pencegahan.

PPIH mengimbau seluruh jemaah haji Indonesia untuk selalu menjaga protokol kesehatan, menghindari risiko penularan, serta segera melapor ke petugas kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.