Niat Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah Boleh Dilakukan di Siang Hari, Ini Dalilnya

AKURAT.CO Puasa Sunnah bulan Dzulhijjah, khusnya dari tanggal 1 hingga 9, merupakan amalan yang sangat dianjurkan dalam Islam.
Namun, tidak sedikit orang yang melewatkan waktu sahur atau lupa berniat sejak malam hari. Hal ini menimbulkan pertanyaan: apakah boleh berniat puasa sunnah di siang hari?
Dalam Islam, hukum niat untuk puasa sunnah memiliki kelonggaran dibanding puasa wajib seperti Ramadhan.
Niat puasa wajib harus dilakukan sebelum fajar, sedangkan puasa sunnah boleh diniatkan meskipun sudah masuk waktu siang, selama belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa sejak fajar.
Dalil tentang bolehnya niat puasa sunnah di siang hari bersumber dari hadis Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Diriwayatkan oleh Muslim dalam Shahih Muslim, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau berkata:
دَخَلَ عَلَيَّ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَاتَ يَوْمٍ، فَقَالَ: هَلْ عِنْدَكُمْ شَيْءٌ؟ فَقُلْنَا: لَا. قَالَ: فَإِنِّي إِذًا صَائِمٌ
Artinya: "Pada suatu hari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk menemuiku, lalu beliau bertanya: 'Apakah kalian punya makanan?' Kami menjawab: 'Tidak ada.' Maka beliau berkata: 'Kalau begitu, aku puasa.'" (HR. Muslim, no. 1154).
Baca Juga: Niat Puasa Sunnah Bulan Dzulhijjah dalam Bahasa Arab dan Artinya
Hadis ini menunjukkan bahwa Nabi memulai puasanya di siang hari, setelah mengetahui tidak ada makanan. Ini menjadi dalil kuat bahwa puasa sunnah boleh diniatkan meskipun sudah masuk waktu siang, dengan syarat belum melakukan pembatal puasa sejak terbit fajar.
Para ulama dari kalangan mazhab Syafi'i, Maliki, dan sebagian Hanbali menerima keabsahan niat puasa sunnah di siang hari, asalkan seseorang belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa. Hal ini memberikan kemudahan bagi kaum muslimin yang mungkin terlambat berniat sejak malam.
Contoh penerapan dalam konteks puasa Dzulhijjah, seseorang yang sejak pagi belum makan atau minum, lalu teringat akan keutamaan puasa Dzulhijjah dan ingin mengamalkannya, maka ia boleh langsung berniat di siang hari. Puasanya tetap sah dan mendapatkan pahala, sesuai dengan sunnah Rasulullah.
Baca Juga: Kapan Mulai Puasa Dzulhijjah 2025? Berikut Niatnya dalam Bahasa Arab dan Bahasa Indonesia
Dengan dalil ini, jelas bahwa Islam memberikan kemudahan dalam ibadah, selama niatnya ikhlas dan sesuai dengan tuntunan syariat.
Maka, jangan ragu untuk memulai puasa sunnah walaupun baru teringat di tengah hari, selama belum membatalkannya. Kesempatan meraih pahala tetap terbuka lebar.
Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








