Kapan Puasa ‘Asyura Tahun 2025? Ini Jadwal Validnya!

AKURAT.CO Setiap datang bulan Muharram, banyak umat Islam bertanya: kapan puasa ‘Asyura dilaksanakan tahun ini? Pertanyaan ini bukan hanya soal kalender, tapi tentang semangat meneladani Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam menunaikan ibadah yang sangat dianjurkan, penuh dengan keutamaan, dan sarat dengan makna sejarah.
Puasa ‘Asyura adalah puasa sunah yang dilakukan setiap tanggal 10 Muharram. Kata “‘Asyura” berasal dari kata ‘asyarah dalam bahasa Arab, yang berarti sepuluh.
Puasa ini sudah dikenal sejak zaman Nabi Musa ‘alaihis salam dan diwariskan secara turun-temurun sebagai bentuk syukur atas diselamatkannya Bani Israil dari kejaran Fir’aun.
Dalam hadis sahih dari Imam Muslim, Rasulullah bersabda:
«صِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ، إِنِّي أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ»
Artinya: “Puasa pada hari Asyura, aku berharap kepada Allah agar dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu.” (HR. Muslim)
Keutamaan puasa ‘Asyura ini begitu besar. Ia bukan sekadar puasa sunah biasa, melainkan menjadi sarana pembersih dosa-dosa kecil selama setahun sebelumnya.
Maka tak heran jika setiap tahun umat Islam di berbagai penjuru dunia sangat menantikan datangnya hari kesepuluh Muharram untuk melaksanakannya.
Baca Juga: Kapan Pelaksanaan Puasa Tasu'a dan 'Asyura?
Lalu, kapan tepatnya puasa ‘Asyura dilaksanakan pada tahun 2025?
Berdasarkan kalender Hijriyah 1447 H dan hasil hisab yang dirilis oleh otoritas resmi seperti Kementerian Agama Republik Indonesia, 1 Muharram 1447 H jatuh pada Kamis, 26 Juni 2025.
Maka, jika dihitung secara urut, tanggal 10 Muharram 1447 H bertepatan dengan Sabtu, 5 Juli 2025 M. Itulah hari pelaksanaan puasa ‘Asyura secara valid dan tepat tahun ini.
Bagi yang ingin mengikuti sunnah lebih sempurna, para ulama juga menganjurkan untuk menambahkan puasa sehari sebelumnya, yaitu tanggal 9 Muharram atau puasa Tasu’a, yang jatuh pada Jumat, 4 Juli 2025.
Ini berdasarkan sabda Nabi Muhammad SAW yang ingin berpuasa dua hari agar tidak menyerupai kebiasaan kaum Yahudi yang hanya berpuasa pada hari kesepuluh saja.
Dengan demikian, umat Islam dapat memilih untuk hanya berpuasa pada hari Asyura (5 Juli 2025), atau melengkapinya dengan Tasu’a (4 Juli 2025) sebagai bentuk kesempurnaan dalam mengikuti tuntunan Nabi.
Baca Juga: Daftar Puasa Sunnah di Bulan Muharram 1447 H dan Niatnya
Akhirnya, momentum puasa ‘Asyura ini bukan sekadar tentang angka di kalender, tapi lebih jauh dari itu—ia adalah kesempatan untuk menata kembali hati, membersihkan dosa-dosa yang lalu, dan memulai tahun Hijriyah dengan lembaran taubat serta pengharapan kepada rahmat Allah.
Mari jadikan 10 Muharram sebagai hari istimewa untuk lebih dekat dengan-Nya, lewat ibadah puasa yang ringan tapi penuh pahala. Wallahu A'lam.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








