Dedi Mulyadi Isi Kuliah Umum di UIII Depok, Dorong Lahirnya Studi Peradaban Islam dari Jawa Barat

AKURAT.CO Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengisi kuliah umum di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII) Kota Depok, Rabu (8/10/2025). Dalam kesempatan tersebut, Dedi menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya membangun studi peradaban Islam yang inklusif dan membebaskan.
Dalam pidatonya, Dedi menyebut UIII memiliki potensi besar menjadi pusat studi Islam dunia yang mampu menghadirkan wajah Islam yang terbuka dan penuh toleransi. “Saya meyakini UIII akan menjadi lembaga reformasi yang bercerita tentang inklusifitas,” ujarnya.
Dedi juga menambahkan harapannya agar pusat peradaban Islam kelak lahir dari Indonesia, khususnya dari Jawa Barat. “Saya bangga kalau suatu saat pusat peradaban studi Islam itu adanya di Indonesia, di Jawa Barat, di UIII,” katanya di hadapan para mahasiswa dan dosen.
Menurut Dedi, Islam harus menjadi kekuatan pembebas, bukan instrumen politik atau alat dominasi. “Bisa menjadi studi Islam yang inklusif, membebaskan dari pandemi politik, pandemi dominasi, dan ekspansi. Karena Islam itu membebaskan, bukan melekat, bukan mengekspansi, bukan mendominasi,” tuturnya.
Baca Juga: Menteri Haji dan Umrah RI Tegaskan Peran Indonesia sebagai Pemimpin Global dalam Pengelolaan Haji
Kegiatan kuliah umum ini dihadiri oleh sivitas akademika UIII serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh pendidikan. UIII Depok sendiri merupakan salah satu universitas Islam bertaraf internasional yang berada di bawah naungan pemerintah Indonesia, dengan misi mengembangkan studi Islam global yang moderat dan berbasis keilmuan.
Pernyataan Dedi Mulyadi tersebut memperkuat visi Jawa Barat sebagai wilayah yang berkomitmen pada pembangunan spiritual dan intelektual berbasis nilai-nilai Islam moderat. Sebelumnya, Pemprov Jabar juga telah mendukung berbagai inisiatif pendidikan keagamaan yang berorientasi pada penguatan karakter, riset Islam modern, dan dialog antarperadaban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini










