Ketua PBNU Dukung Percepatan Muktamar NU ke-35

AKURAT.CO Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Fachrur Rozi atau Gus Fahrur menyatakan dukungannya terhadap percepatan pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35. Wacana tersebut mencuat seiring dinamika dan konflik internal yang belakangan berkembang di kalangan elite PBNU.
Menurut Gus Fahrur, percepatan muktamar memungkinkan dilakukan selama tetap mengikuti mekanisme organisasi yang berlaku. Ia menegaskan, langkah tersebut harus diawali melalui Konsolidasi Nasional (Konbes) PBNU sebagai forum resmi pengambilan keputusan.
“Saya setuju memang sebaiknya muktamar dipercepat sesuai waktu yang memungkinkan dan tidak terlalu lama, tapi harus melalui proses Konbes terlebih dahulu,” ujar Gus Fahrur kepada wartawan, Kamis (22/1/2026).
Baca Juga: Forum Kiai Muda NU Tuntut Pengurus PBNU Tersangka Korupsi Wajib Dipecat, Haram Dipertahankan
Ia memperkirakan, apabila seluruh tahapan organisasi dapat berjalan dengan baik, Muktamar NU berpeluang digelar pada pertengahan tahun ini. “Mungkin selambat-lambatnya bisa dilaksanakan dalam pertengahan tahun ini,” kata dia.
Meski demikian, Gus Fahrur menekankan bahwa keputusan final tetap berada di tangan forum resmi PBNU. Menurutnya, idealnya percepatan muktamar dibahas terlebih dahulu melalui rapat pleno, sebelum dilanjutkan ke Konbes.
“Idealnya dilakukan rapat pleno, lalu Konbes untuk menentukan Muktamar,” ujarnya.
Terkait kemungkinan pelaksanaan muktamar sebelum peringatan Hari Lahir (Harlah) NU, Gus Fahrur menyebut hal tersebut masih sangat bergantung pada hasil rapat internal PBNU yang hingga kini belum berjalan. Ia juga mengaku belum menerima informasi mengenai agenda rapat gabungan PBNU untuk membahas Musyawarah Nasional (Munas) atau Konbes.
“Belum,” katanya singkat saat ditanya soal jadwal rapat tersebut.
Sebelumnya, sejumlah kalangan Nahdliyin menyerukan percepatan Muktamar NU sebagai upaya meredam konflik internal dan menjaga soliditas organisasi. Langkah tersebut dinilai penting untuk memulihkan marwah jam’iyyah Nahdlatul Ulama sebagai organisasi kemasyarakatan Islam terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Korupsi Kuota Haji, KPK Sebut Uang Masuk ke Kantong Petinggi PBNU
Seruan serupa juga disampaikan dalam Forum Bahtsul Masail para kiai se-Jawa Barat dan DKI Jakarta bersama kiai muda yang digelar di Pondok Pesantren Kempek, Cirebon, Jawa Barat. Forum tersebut mengkaji berbagai persoalan PBNU sekaligus merumuskan landasan keagamaan percepatan muktamar.
“Para kiai menyuarakan percepatan Muktamar dan nama baik NU segera pulih kembali dengan cepat,” ujar Pengasuh Pesantren Kempek, Kiai Muhammad Shofy, dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








