ASG Salurkan Santunan untuk 100 Guru Ngaji, Apresiasi bagi Penjaga Nilai Keimanan

AKURAT.CO Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema lembut di Masjid Al-Ikhlas Pantai Indah Kapuk (PIK), Minggu (9/3/2026). Suasana terasa hangat sekaligus haru.
Di antara para jamaah yang hadir, puluhan guru ngaji duduk bersahaja. Mereka datang dari berbagai wilayah di sekitar PIK dan PIK2.
Hari itu, Agung Sedayu Group (ASG) menyalurkan santunan kepada 100 guru ngaji sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam membimbing masyarakat memahami Al-Qur’an.
Momentum tersebut bertepatan dengan peringatan Nuzulul Qur’an, peristiwa penting dalam sejarah Islam yang menandai turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW melalui Malaikat Jibril.
Acara diawali dengan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang menambah kekhusyukan suasana.
Bacaan merdu tersebut seakan mengingatkan bahwa di balik setiap ayat yang dilafalkan, ada peran para guru yang sabar membimbing generasi muda belajar membaca dan memahami kitab suci.
Estate Management Director Agung Sedayu Group, Restu Mahesa, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan kepada para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri di tengah masyarakat.
“Pada hari ini kita memperingati Nuzulul Qur’an di Masjid Al-Ikhlas sekaligus memberikan santunan kepada 100 guru ngaji,” ujar Restu Mahesa.
Ia menuturkan, lantunan ayat Al-Qur’an yang terdengar merdu dalam acara tersebut tidak lepas dari didikan para guru yang selama ini mengajarkan bacaan Al-Qur’an kepada masyarakat.
Baca Juga: PIK 2 Dukung Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Istiqlal, Gaungkan Harmoni Peradaban
“Tadi kita sudah mendengarkan lantunan ayat-ayat Al-Qur’an yang begitu merdu. Itu semua adalah hasil dari didikan para guru kita,” katanya.
Menurut Restu, ilmu yang diajarkan para guru ngaji bukan sekadar pengetahuan, melainkan bekal spiritual yang terus mengalir manfaatnya sepanjang hidup.
“Ilmu yang diajarkan bapak dan ibu guru menjadi bekal hingga Yaumul Akhir. Amal tersebut akan menjadi pahala yang tidak pernah putus,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa banyak kenikmatan dalam menjalankan ajaran Islam hari ini berawal dari didikan para guru ngaji.
“Kita bisa sholat dan mengenal ajaran agama Islam karena didikan bapak dan ibu semua,” kata Restu.
Karena itu, pihaknya menyampaikan apresiasi kepada para guru yang selama ini dengan tulus menanamkan nilai-nilai keimanan kepada masyarakat.
“Perkenankan kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada bapak dan ibu semua,” tuturnya.
Program santunan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial Agung Sedayu Group yang sebelumnya juga telah memberikan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan kepada 500 guru ngaji.
Inisiatif itu diharapkan dapat memberikan jaminan sosial sekaligus perlindungan bagi para pengajar Al-Qur’an yang selama ini mengabdi di tengah masyarakat.
Rangkaian kegiatan juga diisi dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Mahrus, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hasaniah sekaligus Ketua MUI Kecamatan Teluknaga.
Dalam ceramahnya, ia mengajak jamaah untuk menjadikan Al-Qur’an bukan hanya sebagai bacaan, tetapi juga sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Peran guru ngaji selama ini memang sering kali berjalan dalam kesederhanaan. Namun kontribusi mereka sangat besar dalam menanamkan nilai moral dan spiritual kepada anak-anak sejak usia dini.
Melalui kegiatan ini, Agung Sedayu Group berharap dapat terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar sekaligus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial yang berkelanjutan.
Lebih dari sekadar santunan, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan bagi para guru ngaji yang selama ini menjadi penjaga nilai-nilai keimanan dan akhlak di tengah kehidupan masyarakat.
Baca Juga: AHY Pastikan 93,5 Persen Jalan Nasional dalam Kondisi Baik untuk Mudik 2026
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 5Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK









