Apa Itu Rukyatul Hilal? Pengertian, Cara Kerja, dan Perannya dalam Penentuan Idul Fitri

AKURAT.CO Apa itu rukyatul hilal sering menjadi pertanyaan menjelang Ramadhan dan Lebaran. Rukyatul hilal adalah metode penting dalam Islam untuk menentukan awal bulan Hijriah, termasuk awal puasa dan Hari Raya Idul Fitri.
Lalu, bagaimana sebenarnya pengertian rukyatul hilal?
Pengertian Rukyatul Hilal
Rukyatul hilal adalah kegiatan melihat atau mengamati hilal, yaitu bulan sabit pertama yang muncul setelah terjadinya ijtimak atau fase bulan baru. Dikutip dari berbagai sumber, pengamatan ini biasanya dilakukan saat matahari terbenam pada tanggal 29 bulan Hijriah.
Baca Juga: Resmi! Muhammadiyah Lebaran 2026 pada 20 Maret, Cek Penetapan 1 Syawal 1447 Hijriah
Secara sederhana, rukyatul hilal adalah proses memastikan apakah bulan baru sudah terlihat atau belum sebagai penanda masuknya bulan baru dalam kalender Islam.
Jika hilal terlihat, maka keesokan harinya sudah masuk bulan baru. Namun jika tidak terlihat, maka bulan berjalan digenapkan menjadi 30 hari.
Tujuan Rukyatul Hilal
Rukyatul hilal memiliki peran penting dalam kehidupan umat Islam, terutama untuk menentukan waktu ibadah. Metode ini digunakan untuk:
Menentukan awal Ramadhan
Menentukan Hari Raya Idul Fitri
Menentukan Idul Adha dan bulan Hijriah lainnya
Metode rukyatul hilal merupakan cara yang disyariatkan dalam Islam dan telah digunakan sejak zaman Nabi Muhammad SAW.
Cara Melakukan Rukyatul Hilal
Dalam praktiknya, rukyatul hilal dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
Pengamatan langsung dengan mata telanjang
Menggunakan alat bantu optik seperti teleskop
Menggunakan teknologi kamera atau sensor modern
Hilal yang diamati adalah bulan sabit sangat tipis yang berada rendah di atas ufuk barat setelah matahari terbenam.
Baca Juga: Cek 96 Titik Lokasi Pemantauan Hilal Awal Ramadan 2026, Daerah Kamu Termasuk?
Di Indonesia, pengamatan dilakukan di banyak titik strategis dari Aceh hingga Papua untuk memastikan hasil yang akurat.
Perbedaan Rukyatul Hilal dan Hisab
Dalam penentuan awal bulan Hijriah, rukyatul hilal sering dikombinasikan dengan metode hisab.
Rukyatul hilal adalah pengamatan langsung terhadap hilal, sedangkan hisab adalah perhitungan astronomi untuk mengetahui posisi bulan
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama biasanya menggunakan kedua metode ini secara bersamaan agar hasilnya lebih akurat dan dapat diterima semua pihak.
Rukyatul hilal tidak hanya sekadar kegiatan melihat bulan, tetapi juga menjadi bentuk ibadah dan bagian dari syiar Islam.
Selain itu, kegiatan ini juga melibatkan banyak pihak, mulai dari ulama, ahli astronomi, hingga instansi pemerintah. Kolaborasi ini menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan dan agama dapat berjalan beriringan dalam menentukan waktu ibadah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 8Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








