Dubes Saudi Beberkan Dampak Perang AS-Iran Terhadap Pelaksanaan Ibadah Haji 2026

AKURAT.CO Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi, mengungkapkan dampak konflik di Timur Tengah, termasuk ketegangan AS-Iran, terhadap pelaksanaan ibadah haji 2026.
Faisal memastikan bahwa kondisi Arab Saudi saat ini tetap aman menjelang musim haji.
“Berkaitan dengan peristiwa yang terjadi saat ini di kawasan (Timur Tengah), alhamdulillah Kerajaan Arab Saudi sampai saat ini dalam keadaan aman dan damai,” ujarnya di kantor Kementerian Haji, Jakarta Pusat, Selasa (7/4/2026).
Ia juga menyampaikan bahwa pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Arab Saudi dalam kondisi aman.
Baca Juga: Presiden Prabowo Putuskan Biaya Haji 2026 Turun Rp 2 Juta meski Harga Avtur Naik
“Kita di Kerajaan Arab Saudi alhamdulillah berkaitan dengan BBM kita aman. Namun kita juga tidak menginginkan bahwa dampak-dampak ini akan dirasakan oleh negara-negara lain akibat peperangan ini sebagaimana kita ketahui bahwa peperangan ini telah berdampak secara signifikan terhadap keamanan energi, keamanan supply chain, dan lain sebagainya,” katanya.
Meski pasokan dalam negeri aman, Faisal mengakui terjadi lonjakan harga minyak secara tajam dalam sepekan terakhir. Menurutnya, kenaikan tersebut mencapai 65 persen dan berdampak langsung pada biaya penerbangan haji.
“Dampak yang paling nyata adalah dengan kenaikan BBM atau harga minyak dalam kurun waktu kurang daripada seminggu harganya telah mencapai kenaikannya yaitu 65 persen. Kenaikan ini tentu berdampak langsung terhadap naiknya avtur tadi harga avtur kemudian juga naiknya otomatis terhadap tiket-tiket yang berlaku untuk pelaksanaan ibadah haji ini,” ujarnya.
Ia menegaskan Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta akan terus berkoordinasi dengan pemerintah Indonesia untuk memastikan pelaksanaan haji berjalan lancar.
Baca Juga: Iran dan AS Gencatan Senjata, Netanyahu: Kami Lanjut Perang!
“Kami di Kedutaan Arab Saudi tentu senantiasa terus melakukan upaya-upaya kami untuk selalu berkoordinasi dan bekerja sama, dan juga meringankan berbagai permasalahan yang mungkin dihadapi. Tentu kita akan siap untuk memberikan support dan bantuannya demi terlaksananya ibadah haji ini dengan baik dan lancar,” kata Faisal.
Pernyataan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang berdampak pada sektor energi global, termasuk biaya avtur yang berpengaruh pada operasional penerbangan haji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini





