Akurat Logo

Sambut Tahun Baru Islam, Ini Amalan yang Dapat Menghapus Dosa Setahun

Lufaefi | 14 Juni 2026, 11:30 WIB
Sambut Tahun Baru Islam, Ini Amalan yang Dapat Menghapus Dosa Setahun
Ilustrasi bulan suci Muharram (pinterest)

AKURAT.CO Tahun Baru Islam 1448 Hijriah menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri sekaligus memperbanyak amal saleh.

Pergantian tahun dalam kalender Hijriah bukan sekadar pergantian angka, melainkan kesempatan untuk memperbarui komitmen spiritual, memperbaiki hubungan dengan Allah SWT, dan meningkatkan kualitas ibadah.

Salah satu amalan yang sangat dianjurkan pada bulan Muharram adalah puasa sunnah, khususnya puasa Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram.

Dalam sejumlah hadis sahih, Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa Asyura memiliki keutamaan yang sangat besar, yakni menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama satu tahun yang telah lalu.

Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي قَتَادَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ سُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ: أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

Artinya: “Dari Abu Qatadah RA, Rasulullah SAW ditanya tentang puasa hari Asyura. Beliau menjawab, ‘Aku berharap kepada Allah agar puasa itu dapat menghapus dosa-dosa setahun yang lalu.’” (HR. Muslim).

Hadis tersebut menunjukkan betapa besar rahmat Allah SWT kepada hamba-Nya. Dengan menjalankan ibadah yang relatif ringan, seorang Muslim dapat memperoleh pengampunan atas dosa-dosa kecil yang pernah dilakukan selama satu tahun sebelumnya. Namun demikian, para ulama menjelaskan bahwa yang dimaksud adalah dosa-dosa kecil, sedangkan dosa besar tetap memerlukan taubat yang sungguh-sungguh.

Baca Juga: 45 Tema Peringatan 1 Muharram 1448 H untuk Berbagai Acara

Bulan Muharram sendiri merupakan salah satu dari empat bulan haram yang dimuliakan Allah SWT. Keistimewaan bulan ini telah disebutkan dalam Al-Qur'an:

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ

Artinya: “Sesungguhnya bilangan bulan menurut Allah ialah dua belas bulan dalam ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram.” (QS. At-Taubah: 36).

Muharram termasuk dalam empat bulan yang dimuliakan tersebut. Karena itu, para ulama menganjurkan umat Islam untuk memperbanyak ibadah, menjauhi maksiat, dan meningkatkan amal kebajikan selama bulan ini.

Selain puasa Asyura, Rasulullah SAW juga menganjurkan puasa Tasu'a pada tanggal 9 Muharram sebagai pembeda dengan tradisi puasa yang dilakukan kaum Yahudi. Dalam sebuah hadis disebutkan:

لَئِنْ بَقِيتُ إِلَى قَابِلٍ لَأَصُومَنَّ التَّاسِعَ

Artinya: “Jika aku masih hidup sampai tahun depan, niscaya aku akan berpuasa pada hari kesembilan (Muharram).” (HR. Muslim).

Karena itu, mayoritas ulama menganjurkan pelaksanaan puasa pada tanggal 9 dan 10 Muharram secara bersamaan. Sebagian ulama bahkan menambahkan puasa tanggal 11 Muharram untuk menyempurnakan pelaksanaan sunnah tersebut.

Selain berpuasa, umat Islam juga dianjurkan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur'an, bersedekah, mempererat silaturahmi, serta memperbanyak doa.

Tahun Baru Islam dapat menjadi titik awal untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan membangun kehidupan yang lebih baik di masa mendatang.

Dalam tradisi Islam, momentum pergantian tahun Hijriah juga mengingatkan umat kepada peristiwa hijrah Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah. Hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, tetapi juga simbol perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, lebih taat, dan lebih dekat kepada Allah SWT.

Para ulama mengingatkan bahwa keberhasilan seorang Muslim tidak hanya diukur dari bertambahnya usia atau bergantinya tahun, tetapi sejauh mana ia mampu memperbaiki amal dan meningkatkan ketakwaan.

Baca Juga: Hari Ini Tanggal Berapa Hijriah? Cek Kalender islam 12 JUni 2026

Karena itu, bulan Muharram menjadi waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri atas perjalanan hidup selama setahun terakhir.

Dengan datangnya Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, umat Islam diharapkan dapat memanfaatkan bulan Muharram untuk memperbanyak amal saleh, terutama puasa Asyura yang memiliki keutamaan besar sebagai penghapus dosa setahun yang lalu.

Semoga momentum pergantian tahun ini menjadi awal yang baik untuk meningkatkan kualitas ibadah dan meraih keberkahan hidup di dunia maupun akhirat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi