Akurat Logo

Niat Puasa Asyura 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya

Nurma Nafisa Faradilla | 24 Juni 2026, 11:30 WIB
Niat Puasa Asyura 2026 Lengkap Arab, Latin, dan Artinya
Niat puasa asyura. (Freepik)

AKURAT.CO Puasa Asyura merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi umat Islam pada bulan Muharam. Puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 10 Muharam dan dikenal memiliki keutamaan besar, salah satunya menjadi sebab dihapuskannya dosa-dosa kecil selama setahun yang telah berlalu.

Menjelang pelaksanaan Puasa Asyura 2026, banyak umat Muslim yang mencari bacaan niat puasa Asyura lengkap dalam tulisan Arab, latin, dan artinya. Selain itu, penting juga mengetahui jadwal pelaksanaannya karena terdapat perbedaan penetapan awal Muharam antara pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU).

Baca Juga: Lengkapi Berkas Tersangka, KPK Periksa Eks Dirjen PHU Hilman Latief dalam Korupsi Kuota Haji

Niat Puasa Asyura 2026

Sebelum menjalankan puasa sunnah Asyura, umat Islam dianjurkan untuk melafalkan niat sebagai bentuk kesungguhan dalam beribadah kepada Allah SWT.

Berikut bacaan niat Puasa Asyura yang dapat dibaca pada malam hari sebelum berpuasa.

Tulisan Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ عَاشُورَأَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Nawaitu shauma yauma 'asyûra-a sunnata-lillâhi ta'âla.

Artinya

"Aku berniat puasa Asyura sunnah karena Allah Ta'ala."

Niat Puasa Tasua

Selain Puasa Asyura, umat Islam juga dianjurkan melaksanakan Puasa Tasua yang dilakukan pada tanggal 9 Muharam.

Tulisan Arab

نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ تَاسُعَةَ سُنَّةَ لِلَّهِ تَعَالَى

Latin

Nawaitu shauma yauma tasu'ata sunnata-lillâhi ta'ala.

Artinya

"Aku berniat puasa Tasua sunnah karena Allah Ta'ala."

Baca Juga: Berkaca dari Kasus Penyekapan Perempuan di Bandung, Kementerian PPPA Dorong Layanan Terpadu agar Korban Tidak Berulang Kali Melapor

Jadwal Puasa Asyura 2026 Menurut Pemerintah dan Muhammadiyah

Jadwal Puasa Asyura 2026 bergantung pada penetapan awal bulan Muharam 1448 Hijriah yang diikuti oleh masing-masing umat Islam. Pemerintah Indonesia dan Muhammadiyah menetapkan 1 Muharam 1448 H jatuh pada Selasa, 16 Juni 2026.

Berdasarkan ketetapan tersebut, Puasa Tasua yang bertepatan dengan 9 Muharam 1448 H dilaksanakan pada Rabu, 24 Juni 2026, sedangkan Puasa Asyura yang jatuh pada 10 Muharam 1448 H dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026.

Sementara itu, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menetapkan 1 Muharam 1448 H jatuh pada Rabu, 17 Juni 2026. Penetapan ini dilakukan setelah hasil rukyatul hilal menunjukkan bahwa hilal tidak terlihat sehingga bulan Zulhijah disempurnakan menjadi 30 hari atau melalui metode istikmal.

Dengan demikian, menurut ketetapan NU, Puasa Tasua dilaksanakan pada Kamis, 25 Juni 2026, sedangkan Puasa Asyura jatuh pada Jumat, 26 Juni 2026.

Oleh karena itu, pelaksanaan Puasa Tasua dan Puasa Asyura dapat berbeda satu hari, tergantung pada ketetapan awal Muharam yang dijadikan pedoman oleh masing-masing organisasi atau otoritas keagamaan.

Keutamaan Puasa Asyura

Puasa Asyura memiliki kedudukan istimewa dalam Islam. Rasulullah SAW menjelaskan bahwa puasa ini menjadi salah satu amalan yang dapat menghapus dosa-dosa kecil selama setahun sebelumnya.

Dalam hadis riwayat Muslim disebutkan:

وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَرَفَةَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ ». قَالَ وَسُئِلَ عَنْ صَوْمِ يَوْمِ عَاشُورَاءَ فَقَالَ « يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ

Artinya:

"Nabi SAW ditanya mengenai keutamaan puasa Arafah. Beliau menjawab, 'Puasa Arafah menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.' Beliau juga ditanya mengenai puasa Asyura, lalu menjawab, 'Puasa Asyura menghapus dosa setahun yang lalu.'" (HR Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan besarnya pahala yang Allah SWT sediakan bagi hamba-Nya yang menjalankan Puasa Asyura dengan penuh keikhlasan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.