Akurat Logo

5 Keutamaan Membaca Bismillah Sebelum Melakukan Pekerjaan

Lufaefi | 4 Juli 2026, 07:00 WIB
5 Keutamaan Membaca Bismillah Sebelum Melakukan Pekerjaan
Membaca Basmalah Sebelum Melakukan Pekerjaan (Freepik)

AKURAT.CO Mengawali setiap aktivitas dengan mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim" merupakan amalan sederhana yang memiliki nilai spiritual sangat besar dalam Islam. Kalimat yang berarti "Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang" bukan hanya menjadi pembuka bacaan Al-Qur'an, tetapi juga menjadi doa yang dianjurkan ketika seorang Muslim hendak melakukan berbagai pekerjaan.

Rasulullah SAW mengajarkan agar umatnya senantiasa menyebut nama Allah sebelum memulai aktivitas. Kebiasaan ini menjadi wujud penghambaan kepada Allah sekaligus pengingat bahwa setiap keberhasilan hanya dapat diraih dengan pertolongan-Nya.

Berikut lima keutamaan membaca basmalah sebelum melakukan pekerjaan.

  1. Mendatangkan keberkahan dalam setiap aktivitas

Keutamaan pertama membaca basmalah adalah menghadirkan keberkahan dalam pekerjaan yang dilakukan. Dalam Islam, keberkahan bukan hanya diukur dari banyaknya hasil, tetapi juga manfaat, ketenangan, dan kebaikan yang menyertainya.

Rasulullah SAW bersabda:

كُلُّ أَمْرٍ ذِي بَالٍ لَا يُبْدَأُ فِيهِ بِبِسْمِ اللَّهِ فَهُوَ أَبْتَرُ

"Setiap perkara penting yang tidak diawali dengan menyebut nama Allah maka terputus keberkahannya."

Meskipun para ulama berbeda pendapat mengenai kualitas sanad hadis ini, kandungan maknanya diterima karena sejalan dengan ajaran Islam yang menganjurkan agar setiap aktivitas diawali dengan mengingat Allah.

  1. Menumbuhkan rasa tawakal kepada Allah

Mengucapkan basmalah berarti menyerahkan seluruh usaha kepada Allah SWT. Seorang Muslim tetap berikhtiar secara maksimal, tetapi pada saat yang sama menyadari bahwa hasil akhirnya berada di tangan Allah.

Sikap ini dicontohkan oleh Nabi Nuh AS ketika memulai perjalanan bahteranya.

وَقَالَ ارْكَبُوا فِيهَا بِسْمِ اللَّهِ مَجْرٰىهَا وَمُرْسٰىهَا ۚ إِنَّ رَبِّي لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ

"Dan Nuh berkata, 'Naiklah kamu ke dalamnya dengan menyebut nama Allah pada waktu berlayar dan berlabuhnya. Sesungguhnya Tuhanku benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.'" (QS. Hud: 41)

Baca Juga: Viral, Cristiano Ronaldo Diduga Ucap "Bismillah" Sebelum Eksekusi Penalti di Piala Dunia 2026

Ayat tersebut menunjukkan bahwa para nabi pun mengawali pekerjaan dan perjalanan penting dengan menyebut nama Allah.

  1. Mendapat perlindungan dari gangguan setan

Basmalah juga menjadi benteng bagi seorang Muslim dari godaan setan. Dalam berbagai hadis dijelaskan bahwa setan tidak memiliki kesempatan ikut campur ketika seseorang memulai aktivitasnya dengan menyebut nama Allah.

Misalnya, Rasulullah SAW mengajarkan membaca basmalah sebelum makan.

إِذَا أَكَلَ أَحَدُكُمْ فَلْيَقُلْ بِسْمِ اللَّهِ

"Apabila salah seorang di antara kalian hendak makan, maka hendaklah ia mengucapkan 'Bismillah'." (HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi)

Para ulama menjelaskan bahwa membaca basmalah sebelum makan menghalangi setan ikut menikmati makanan tersebut. Hikmah ini juga berlaku sebagai pengingat agar setiap aktivitas selalu berada dalam lindungan Allah.

  1. Menjadikan pekerjaan bernilai ibadah

Dalam Islam, pekerjaan duniawi dapat berubah menjadi ibadah apabila dilakukan dengan niat yang benar dan diawali dengan mengingat Allah. Membaca basmalah menjadi salah satu bentuk menghadirkan kesadaran bahwa pekerjaan bukan semata mencari keuntungan dunia, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian kepada Allah.

Karena itu, para ulama menganjurkan membaca basmalah sebelum belajar, bekerja, menulis, berkendara, berdagang, maupun aktivitas positif lainnya.

Imam An-Nawawi dalam Al-Adzkar menjelaskan bahwa basmalah merupakan adab yang dianjurkan dalam berbagai urusan sebagai bentuk memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.

  1. Mengingatkan bahwa segala keberhasilan berasal dari Allah

Manusia sering kali merasa keberhasilannya merupakan hasil kerja keras semata. Padahal, dalam pandangan Islam, kecerdasan, kesehatan, kesempatan, hingga hasil akhir semuanya merupakan karunia Allah SWT.

Membaca basmalah menjadi latihan spiritual agar seseorang tidak mudah sombong atas pencapaiannya. Kalimat sederhana tersebut mengajarkan kerendahan hati sekaligus menumbuhkan rasa syukur dalam setiap keadaan.

Allah SWT berfirman:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."

Kalimat yang menjadi pembuka hampir seluruh surah Al-Qur'an itu mengandung pelajaran bahwa setiap langkah kehidupan hendaknya dimulai dengan mengingat Allah.

Di tengah kesibukan kehidupan modern, membaca basmalah hanya membutuhkan beberapa detik. Namun, kebiasaan kecil tersebut memiliki dampak besar bagi kualitas spiritual seorang Muslim.

Dengan membiasakan mengawali pekerjaan menggunakan basmalah, seseorang tidak hanya berharap pekerjaannya dimudahkan, tetapi juga memperoleh keberkahan, perlindungan, dan ridha Allah SWT.

Karena itu, sudah selayaknya setiap aktivitas, baik yang sederhana maupun yang besar, dimulai dengan mengucapkan "Bismillahirrahmanirrahim". Sebab, ketika nama Allah menjadi awal dari setiap usaha, seorang Muslim telah menanamkan keyakinan bahwa seluruh ikhtiar hanya akan mencapai hasil terbaik atas izin dan pertolongan-Nya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi