Ronaldo Baca Bismillah Sebelum Penalti, Apakah Terpengaruh Bermain di Klub Arab Saudi?

AKURAT.CO Cristiano Ronaldo kembali menjadi perbincangan publik dunia setelah terekam kamera diduga mengucapkan kalimat "Bismillah" sesaat sebelum mengeksekusi tendangan penalti saat Portugal menghadapi Kroasia pada babak 32 besar Piala Dunia 2026.
Momen tersebut viral di berbagai platform media sosial dan memunculkan beragam spekulasi mengenai alasan sang megabintang mengucapkan lafaz yang identik dengan tradisi Islam itu.
Dalam pertandingan yang berlangsung sengit, Ronaldo sukses menjalankan tugasnya sebagai algojo penalti dan membawa Portugal menyamakan kedudukan sebelum akhirnya menang 2-1 atas Kroasia.
Rekaman video memperlihatkan bibir Ronaldo bergerak seolah mengucapkan sebuah kalimat pendek tepat sebelum mengambil ancang-ancang. Banyak warganet kemudian menduga kalimat yang diucapkan adalah "Bismillah".
Fenomena tersebut bukan kali pertama terjadi. Sejak memperkuat klub Arab Saudi, Al Nassr, Ronaldo beberapa kali terlihat menggerakkan bibir dengan cara serupa ketika akan mengeksekusi tendangan bebas maupun penalti. Hal ini memunculkan pertanyaan, apakah kebiasaan tersebut merupakan pengaruh dari lingkungan baru yang ia jalani di Arab Saudi?
Baca Juga: Viral, Cristiano Ronaldo Diduga Ucap "Bismillah" Sebelum Eksekusi Penalti di Piala Dunia 2026
Meski hingga kini Ronaldo belum pernah memberikan penjelasan resmi mengenai ucapan yang terekam dalam video tersebut, tidak sedikit pengamat yang menilai bahwa tinggal dan bekerja di Arab Saudi selama beberapa tahun memungkinkan dirinya semakin akrab dengan budaya, bahasa, dan tradisi masyarakat setempat.
Arab Saudi merupakan negara dengan mayoritas penduduk Muslim yang menjadikan ungkapan-ungkapan keagamaan sebagai bagian dari komunikasi sehari-hari. Kalimat seperti "Bismillah", "Insya Allah", "Alhamdulillah", dan "Masya Allah" tidak hanya digunakan dalam konteks ibadah, tetapi juga dalam aktivitas sosial maupun pekerjaan.
Sebagai salah satu figur publik terbesar di dunia, Ronaldo tentu berinteraksi setiap hari dengan pelatih, staf, rekan setim, petugas stadion, hingga masyarakat lokal yang terbiasa menggunakan ungkapan tersebut. Tidak mengherankan apabila beberapa kosakata Arab secara perlahan menjadi akrab di telinganya.
Fenomena serupa sebenarnya lazim terjadi pada atlet internasional yang berkarier di luar negeri. Banyak pesepak bola secara tidak sadar mengadopsi bahasa, kebiasaan, hingga budaya masyarakat tempat mereka tinggal.
Proses adaptasi budaya semacam ini dikenal sebagai akulturasi, yakni ketika seseorang mulai mengenal dan menggunakan unsur-unsur budaya baru tanpa harus meninggalkan identitas pribadinya.
Bagi seorang atlet profesional, membaca kalimat tertentu sebelum bertanding juga merupakan bagian dari persiapan mental. Sebagian atlet mengucapkan doa, sebagian lagi mengulang kata-kata motivasi, sementara yang lain melakukan ritual sederhana untuk meningkatkan fokus dan rasa percaya diri.
Dalam konteks Ronaldo, apabila benar ia mengucapkan "Bismillah", hal tersebut belum tentu menunjukkan perubahan keyakinan agama. Kalimat "Bismillah" secara bahasa berarti "Dengan menyebut nama Allah". Dalam bahasa Arab, kata "Allah" sendiri merupakan sebutan bagi Tuhan yang digunakan tidak hanya oleh umat Islam, tetapi juga oleh komunitas Kristen Arab sejak berabad-abad lalu.
Karena itu, penggunaan kata "Allah" dalam bahasa Arab tidak selalu dapat dijadikan indikator identitas keagamaan seseorang. Banyak masyarakat Arab non-Muslim tetap menggunakan istilah tersebut dalam percakapan sehari-hari maupun dalam kitab suci mereka.
Di sisi lain, bagi umat Islam, membaca basmalah memiliki makna spiritual yang sangat dalam. Basmalah menjadi pembuka berbagai aktivitas sebagai bentuk pengakuan bahwa segala usaha dilakukan dengan memohon pertolongan dan keberkahan dari Allah SWT.
Al-Qur'an sendiri mengabadikan lafaz basmalah sebagai pembuka hampir seluruh surah. Allah SWT berfirman:
بسم الله الرحمن الرحيم
"Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang."
Selain itu, Rasulullah SAW juga menganjurkan agar setiap pekerjaan baik diawali dengan menyebut nama Allah agar memperoleh keberkahan. Dalam hadis disebutkan:
كل أمر ذي بال لا يبدأ فيه ببسم الله فهو أبتر
"Setiap perkara penting yang tidak diawali dengan menyebut nama Allah maka keberkahannya akan terputus." (HR. Al-Khatib Al-Baghdadi dan dinilai hasan oleh sebagian ulama).
Terlepas dari benar atau tidaknya dugaan bahwa Ronaldo mengucapkan basmalah, momen tersebut telah menarik perhatian jutaan orang di seluruh dunia. Banyak warganet Muslim menyambutnya dengan antusias karena melihat salah satu pesepak bola terbesar dunia tampak mengucapkan lafaz yang begitu akrab dalam kehidupan umat Islam.
Namun demikian, penting untuk bersikap proporsional. Hingga saat ini belum ada pernyataan resmi dari Cristiano Ronaldo yang mengonfirmasi ucapan tersebut ataupun menjelaskan alasan di baliknya.
Karena itu, publik sebaiknya tidak terburu-buru menyimpulkan bahwa dirinya mengalami perubahan keyakinan agama hanya berdasarkan gerakan bibir dalam sebuah tayangan video.
Yang jelas, pengalaman Ronaldo selama bermain di Arab Saudi telah memperlihatkan bagaimana olahraga mampu menjadi ruang perjumpaan berbagai budaya dan tradisi.
Kehidupan di lingkungan yang mayoritas Muslim bukan tidak mungkin membuatnya semakin mengenal berbagai ungkapan Arab yang selama ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat setempat.
Pada akhirnya, viralnya momen tersebut juga menjadi pengingat bahwa nilai-nilai kebaikan, penghormatan terhadap budaya lokal, dan sikap saling mengenal antarmasyarakat merupakan bagian penting dari olahraga modern yang menyatukan berbagai bangsa di dunia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Bentrokan Berdarah Guncang Iran Barat, Pemberontakan Kurdi Kembali Menguat di Tengah Negosiasi AS-Iran?
- 2Update Bagan Piala Dunia 2026 Terbaru: 10 Tim Sudah Lolos ke 16 Besar
- 3Prancis vs Swedia: Cetak Brace, Kylian Mbappe Kudeta Posisi Dua Top Skor Abadi Piala Dunia
- 4Jadwal Lengkap Piala Dunia 2 Juli 2026: Persaingan Sengit Menuju 16 Besar
- 5Kalender Jawa 3 Juli 2026: Weton Jumat Legi Berwatak Tegas, tapi Mudah Marah
- 6Kalender Jawa Juli 2026 Lengkap: Cek Weton, Pasaran, dan Jumlah Neptu
- 7Rencana Trump Jual Jet Tempur F-35 ke Turki Tuai Kritik, Dinilai Bisa Untungkan Rusia
- 8Profil Diska Resha Putra, Suami Sarah Gibson yang Jadi Sorotan Usai Diduga Selingkuh
- 9OTT KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin, Masih Diperiksa Intensif
- 1098 Persen Siswa Terbukti Mudah Memahami Pelajaran Berkat Papan Interaktif Digital






