Akurat Logo

5 Lokasi Ziarah Ulama di Jombang yang Direkomendasikan bagi Peserta Muktamar NU ke-35

Lufaefi | 6 Agustus 2026, 06:20 WIB
5 Lokasi Ziarah Ulama di Jombang yang Direkomendasikan bagi Peserta Muktamar NU ke-35
Lokasi Muktamar NU ke 35 Tambakberas Jombang - Instagram @nuonlinejombang

AKURAT.CO Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, diperkirakan dihadiri sekitar 200.000 hingga 250.000 peserta dan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia.

Selain mengikuti rangkaian sidang dan agenda organisasi, tradisi ziarah ke makam para ulama pendiri dan tokoh pesantren diperkirakan menjadi salah satu aktivitas yang banyak dilakukan para muktamirin.

Kabupaten Jombang dikenal sebagai salah satu pusat sejarah perkembangan Nahdlatul Ulama. Sejumlah makam ulama besar yang memiliki hubungan erat dengan lahir dan berkembangnya NU tersebar di berbagai pesantren di wilayah tersebut.

Berikut lima lokasi ziarah yang menjadi tujuan utama para peziarah saat berada di Jombang.

1. Makam Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy'ari di Tebuireng

Kompleks makam yang berada di Pondok Pesantren Tebuireng, Kecamatan Diwek, menjadi salah satu destinasi ziarah paling ramai. Di lokasi ini dimakamkan pendiri Nahdlatul Ulama, Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy'ari, beserta sejumlah tokoh penting keluarga besar Tebuireng.

Selain KH Hasyim Asy'ari, kompleks tersebut juga menjadi tempat peristirahatan KH Wahid Hasyim, KH Abdul Kholik Hasyim, KH Ma'shum Ali, Nyai Khoiriyah Hasyim, serta Presiden keempat Republik Indonesia KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur).

Baca Juga: Ma'ruf Amin Akan Luncurkan Buku "Wasiat" Jelang Muktamar ke-35 NU

2. Makam KH Abdul Wahab Chasbullah di Bahrul Ulum Tambakberas

Kompleks makam Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas menjadi lokasi yang mudah dijangkau peserta Muktamar karena berada di kawasan penyelenggaraan kegiatan.

Di kompleks ini dimakamkan KH Abdul Wahab Chasbullah, salah seorang pendiri sekaligus tokoh penggerak Nahdlatul Ulama. Selain itu terdapat pula makam sejumlah masyayikh Bahrul Ulum, antara lain KH Abdul Hamid Hasbullah, KH Abdul Fattah Hasyim, KH Muhammad Roqib Abdul Wahab, serta ulama keluarga besar pesantren lainnya.

3. Makam KH Bisri Syansuri di Denanyar

Lokasi ziarah berikutnya berada di kompleks Pondok Pesantren Mamba'ul Ma'arif, Denanyar.

Selain makam KH Bisri Syansuri yang merupakan salah satu pendiri NU, kawasan ini juga menjadi tempat dimakamkannya Nyai Hasyimah serta KH Hasyim Wahid (Gus Im), adik kandung KH Abdurrahman Wahid.

4. Kompleks Makam Pondok Pesantren Darul Ulum Rejoso

Kompleks pemakaman Pondok Pesantren Darul Ulum, Rejoso, Peterongan, juga menjadi salah satu tujuan utama peziarah.

Area makam terbagi menjadi Pesarean Muassis atau Masyayikh dan Pesarean Kidul. Di lokasi tersebut dimakamkan para tokoh pendiri dan pengasuh Darul Ulum, seperti KH Tamim Irsyad, KH Romli Tamim, KH Cholil Al-Juraimi, KH Dimyati Romli, serta keluarga besar pesantren.

5. Makam Sayyid Sulaiman di Mojoagung

Makam Sayyid Sulaiman di Desa Mancilan, Kecamatan Mojoagung, menjadi salah satu situs religi yang banyak dikunjungi masyarakat.

Baca Juga: PBNU Pisahkan Agenda Formal dan Pendukung Muktamar ke-35 NU

Sayyid Sulaiman dikenal sebagai salah satu tokoh penyebar Islam di wilayah Jawa Timur sehingga makamnya memiliki nilai sejarah sekaligus spiritual bagi para peziarah.

Tradisi ziarah makam ulama telah menjadi bagian dari budaya Nahdlatul Ulama. Kehadiran ribuan peserta Muktamar ke-35 diperkirakan tidak hanya memusatkan aktivitas di arena persidangan, tetapi juga meningkatkan kunjungan ke berbagai kompleks makam ulama dan pesantren bersejarah di Kabupaten Jombang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi