Akurat Logo

Dokter NU Usulkan Isu Kesehatan Jadi Agenda Strategis Muktamar, Soroti AI hingga Kesehatan Mental

Lufaefi | 6 Agustus 2026, 10:00 WIB
Dokter NU Usulkan Isu Kesehatan Jadi Agenda Strategis Muktamar, Soroti AI hingga Kesehatan Mental
Logo Nahdlatul Ulama - Instagram @santridesign

AKURAT.CO Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Nahdlatul Ulama (PDNU) mengusulkan agar isu kesehatan menjadi salah satu agenda strategis dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU). Organisasi profesi tersebut menilai tantangan kesehatan masyarakat semakin kompleks dan memerlukan perhatian serius dari organisasi keagamaan terbesar di Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Pusat PDNU, Muhammad S. Niam, mengatakan kesehatan merupakan bagian penting dari khidmah Nahdlatul Ulama kepada umat dan bangsa.

"PDNU ingin membawa satu pesan utama bahwa kesehatan harus menjadi bagian penting dari khidmah Nahdlatul Ulama kepada umat dan bangsa," ujar Niam dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Baca Juga: Waketum MUI Marsudi Syuhud Siap Maju Calon Ketua Umum PBNU

Menurutnya, tantangan kesehatan saat ini tidak lagi terbatas pada penyakit menular. Berbagai persoalan seperti penyakit tidak menular, penuaan penduduk, perubahan iklim, kesehatan mental, persoalan gizi, hingga transformasi digital dan perkembangan teknologi kedokteran menjadi isu yang harus diantisipasi bersama.

Niam menilai jaringan warga Nahdlatul Ulama yang tersebar di seluruh Indonesia merupakan modal besar untuk memperkuat edukasi kesehatan, pencegahan penyakit, deteksi dini, dan pemberdayaan masyarakat.

"Potensi ini harus menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat yang lebih sehat melalui edukasi, pencegahan, deteksi dini, dan pemberdayaan masyarakat," katanya.

Selain itu, PDNU juga mendorong pembangunan jejaring layanan kesehatan NU yang lebih terintegrasi. Rumah sakit, klinik, dan berbagai fasilitas kesehatan milik warga Nahdliyin dinilai perlu diperkuat agar mampu memberikan pelayanan yang profesional dan menjangkau masyarakat hingga daerah terpencil.

"Kita perlu membangun jejaring fasilitas kesehatan NU yang lebih terintegrasi, profesional, bermutu, dan mampu menjangkau masyarakat sampai ke daerah yang selama ini akses kesehatannya masih terbatas," ujarnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi