AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang mengusut kasus dugaan korupsi pengadaan sistem proteksi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Kementerian Ketenagakerjaan.
Terkait pengusutan tersebut, KPK mengakui sudah menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Dua dari tiga tersangka tersebut merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sementara, satu tersangka lainnya merupakan pihak swasta.
"Ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Iya betul, dua orang ASN dan satu swasta," kata Kabag Pemberitaan KPK, Ali Fikri, di kantornya, Jakarta, Senin (21/8/2023).
Terkait pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka, Ali masih enggan membeberkan secara detail nama-namanya.
Saat ini, KPK masih terus mengumpulkan bukti tambahan berkaitan dengan proses penyidikan perkara dugaan korupsi proyek pengadaan sistem proteksi TKI di Kemenaker ini. Di antaranya, lewat penggeledahan dan pemeriksaan saksi.
"Nanti ketika (penyidikan) cukup, kami segera umumkan kepada masyarakat," kata Ali.
Sebelumnya, penyidik KPK melakukan penggeledahan di Kantor Kemenaker, Jakarta, pada Jumat (18/8/2023).
Kabiro Humas Kemenaker, Chairul Fadhly Harahap, membenarkan informasi tersebut. Ia menyatakan bersikap kooperatif dan mendukung proses penegakan hukum di Indonesia yang dilakukan lembaga antirasuah.
"Kami kedatangan tim KPK, khususnya pada direktorat yang menangani urusan pekerja migran yang dulu disebut dengan Direktorat PTKLN," jelasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal





