Kinerja Polri Usut Kepemilikan Senpi SYL Dipertanyakan, Didiamkan Atau Diusut?

AKURAT.CO Kinerja Bareskrim Mabes Polri dalam mengusut kepemilikan senjata eks Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL) dipertanyakan. Hingga kini, kasus tersebut tidak mengalami progres, beda dengan penanganan laporan pemerasan SYL di Polda Metro Jaya yang sudah masuk penyidikan.
Pengamat kepolisian, Bambang Rukminto menilai, tidak adanya progres dari temuan 12 senpi milik SYL mengundang kecurigaan publik. Polri dikhawatirkan terpengaruh kepentingan-kepentingan di luar penegakan hukum.
"Bila ada bukti yang cukup harusnya juga diproses hukum, bukan menghentikannya," kata Bambang, di Jakarta, Kamis (12/10/2023).
Baca Juga: Selusin Senpi Syahrul Yasin Limpo Masih Diselidiki Polri
Dirinya meminta penanganan kepemilikan senpi SYL berjalan simultan dengan laporan pemerasan terhadap Ketua KPK Firli Bahuri. Secara bobot kasus, kepemilikan senpi, khususnya ketika dinyatakan ilegal lebih besar dibanding isu pemerasan.
"Makanya bila tak diproses dan lebih mempercepat kasus pemerasan oknum KPK, akan mengkonfirmasi bahwa polisi bekerja tidak profesional," tuturnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








