AKURAT.CO Menkumham Yasonna Laoly angkat suara menyikapi penetapan tersangka Wamenkumham Edward OS Hiariej alias Eddy Hiariej. Yasonna mempersilakan KPK untuk memproses kasus tersebut.
Yasonna mengaku tidak mengetahui rinci kasus gratifikasi yang membelit Eddy, dan belum bertemu dengan wakilnya lagi, lantaran baru kembali dari luar negeri. Namun dirinya meminta agar asas praduga tak bersalah diterapkan.
"Silakan saja proses, tetapi kita harus ada praduga tak bersalah," kata Yasonna, di Jakarta, Senin (13/11/2023).
Baca Juga: DPR Minta KPK Jangan Hanya Jerat Eddy Hiariej
KPK belum mengagendakan pemeriksaan terhadap Eddy sejak diumumkan sebagai tersangka. Eddy dituduh menerima gratifikasi Rp7 miliar terkait pengurusan badan hukum perusahaan.
Eddy ditersangkakan bersama tiga orang lain, termasuk pemberi suap.
Baca Juga: KPK Sudah Tetapkan Wamenkumham Eddy Hiariej Tersangka Sejak 2 Pekan Yang Lalu
Anggota Komisi III DPR, Rudy Mas'ud meminta Presiden Jokowi menyikapi kasus tersebut, dan meminta yang bersangkutan untuk mundur dari kabinet. Dirinya juga berharap agar Eddy mundur tanpa harus diminta.
"Kalau sudah ditetapkan jadi tersangka, harus mundur. Menjadi tersangka artinya dua alat bukti cukup sudah ada, dan akan mengalami proses persidangan cukup panjang. Ini makan waktu sementara, tugas wamenkumham harus terus berjalan," kata Rudy.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









