PKS Pertanyakan Alasan Jaksa Agung Perintahkan Tunda Pemeriksaan Korupsi Peserta Pemilu 2024

AKURAT.CO - Partai Keadilan Sejahtera atau PKS mempertanyakan alasan perintah Jaksa Agung ST Burhanuddin menunda proses pemeriksaan kasus korupsi peserta Pemilu 2024.
“Menunda proses pemeriksaan di satu sisi memang berikan sesuatu yang positif karena mungkin kalau tidak ditunda orang akan anggapan bahwa Kejaksaan melakukan politisasi dalam penegakan hukum," kata politisi PKS Nasir Djamil dalam rapat Komisi III DPR bersama Kejagung, di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/11/2023).
Kendati demikian, kata dia, perintah Jaksa Agung tersebut bisa menjadi awal mula penundaan kepastian hukum yang berpotensi membuat publik bertanya-tanya.
“Tetapi di sisi lain, pandangan lain menyebutkan menunda proses pemeriksaan ini sepertinya menunda kepastian hukum sendiri itu Pak. Jadi menunda kepastian, menunda keadilan, menunda kemanfaatan hukum itu sendiri,” beber anggota Komisi Hukum DPR itu.
Baca Juga: Mahfud: Kecurangan Pemilu Sudah Menjadi Keniscayaan
Maka dari itu, dirinya menyebut Komisi III ingin informasi yang lebih jauh, apa alasan yang mendasari mengapa harus menunda pemeriksaan korupsi di Pemilu 2024.
“Kami ingin dapat informasi lebih jauh, apa sebenarnya yang melatarbelakangi penundaan proses pemeriksaan terkait Pak JA sampaikan. Karena sebagian pihak mengatakan, bahwa ini sama saja menunda kepastian dan, kemanfaatan dan keadilan hukum itu sendiri,” tutup Nasir.
Sayangnya, pertanyaan Nasir tidak dijawab oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin. Dia hanya menjawab pertanyaan tentang hal lain, yang disampaikan oleh anggota Komisi III dari Fraksi PDIP Arteria Dahlan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








