AKURAT.CO Aktivis 98 meminta Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Budi Gunawan, untuk bersikap netral dalam Pemilu 2024.
Hal itu bukan tanpa alasan, menurut Aktivis 98, Wignyo Prasetyo, karena wacana yang berkembang di masyarakat bahwa adanya keterlibatan Kepala BIN yang tidak netral dalam proses Pemilu 2024.
"Kami melihat ada wacana yang berkembang di masyarakat bahwa Kepala BIN terlibat jauh di proses Pemilu 2024," ujarnya kepada wartawan, Senin (20/11/2023).
Selain itu, Wignyo mengatakan, dengan adanya wacana yang berkembang tersebut, ia meminta kepada Kepala BIN untuk menyatakan dirinya netral di hadapan publik.
"Oleh karena itu, kami meminta kepada Pak Budi Gunawan untuk menyatakan dirinya netral di hadapan publik melalui media massa. Bahwa memang benar beliau netral," jelasnya.
Baca Juga: DPR Tepis Isu Pergantian Kepala BIN
Wignyo beranggapan bahwa lebih baik Kepala BIN, Budi Gunawan, mundur dari jabatannya sekarang juga.
"Untuk lebih terjamin lagi kenetralannya sebaiknya beliau mundur dari jabatannya dan itu lebih ksatria," tutupnya.
Adapun, belakangan nama-nama yang disebut layak menggantikan posisi Budi Gunawan semakin mencuat. Di antaranya ada KSAD 2021-2023, Dudung Abdurachman dan Laksamana TNI Yudo Margono.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









