KPK Sebut Ada Komunikasi Bos Pakaian Dalam Merek Rider Hanan Supangkat dengan Eks Mentan SYL
Hendra Mujiraharja | 4 Maret 2024, 10:55 WIB

AKURAT.CO Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Utama PT Mulia Knitting Factory, Hanan Supangkat.
Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri mengatakan, pemeriksaan yang dilakukan penyidik terhadap Hanan, Jumat (1/3/2024), berkaitan dengan dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Syarul Yasin Limpo (SYL).
"Benar, saksi Hanan S hadir memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai saksi dalam perkara TPPU SYL," ujar Ali dalam keterangan resmi, Senin (4/3/2024).
Penyidik KPK sendiri memdalami beberapa hal dari Bos produsen merek pakaian dalam Rider itu. Ali menyebut, ada komunikasi antara Hanan dengan SYL.
"Juga dikonfirmasi mengenai informasi dugaan adanya proyek pekerjaannya di Kementan," kata Ali.
Bagi KPK, keterangan saksi Hanan memperjelas dugaan perbuatan tersangka SYL. Dan hingga saat ini, tim penyidik masih terus melengkapi semua informasi terkait pembuktian dugaan TPPU SYL.
Saat ini kasus dugaan pencucian uang Syahrul Yasin Limpo masih dalam tahap penyidikan. Sedangkan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi yang menjeratnya telah bergulir di Pengadilan Tipikor Jakarta.
Dalam persidangan perdana, Rabu (28/2/2024) kemarin, Syahrul Yasin Limpo didakwa melakukan pemerasan dan penerimaan gratifikasi selama selama 2020-2023.
Baca Juga: Mengapa Kita Harus Berperilaku Toleransi?
Total uang yang diterima bersama-sama Sekjen Kementan Kasdi Subagyono, dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Muhammad Hatta sebesar Rp44,54 miliar.
Uang puluhan miliar itu di antaranya untuk kepentingan istri dan keluarga SYL; kado undangan; Partai NasDem; acara keagamaan; charter pesawat; bantuan bencana alam atau sembako; keperluan ke luar negeri; umrah; dan kurban.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









