Polisi Cek DNA 4 Korban yang Terjun dari Lantai 22 Apartemen Teluk Intan, Jakarta Utara
Dwana Muhfaqdilla | 18 Maret 2024, 19:25 WIB

AKURAT.CO Polisi masih menyelidiki kasus empat orang yang bunuh diri dengan melompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara.
Kapolres Jakarta Utara, Kombes Gidion Arif Setyawan mengatakan, kini pihaknya sedang meneliti DNA keempat korban, yang merupakan satu keluarga.
”Kita belum masuk pada konstruksi hukum ya kan. Peristiwa pertanyaan besar apakah bunuh diri ataukah ada pihak lain. Nah itu yang kemudian harus kita jawab menggunakan scientific investigation-nya, menunggu hasil pemeriksaan dari labfor tentang DNA,” kata Gidion kepada wartawan di kantornya, Senin (18/3/2024).
Lebih lanjut, pihaknya juga meneliti tali pengikat tangan para korban. Berdasarkan pemeriksaan, tali tersebut terikat pada tangan ayah dengan anak perempuannya dan tangan sang ibu terikat dengan tangan anak laki-lakinya.
“DNA yang di mana? DNA yang ada di tali ya yang ditemukan di TKP satu melekat pada korban dan satunya terlepas dari korban,” tambahnya.
Adapun, pemeriksaan DNA ini dilakukan untuk mencari tahu apakah ada orang lain di TKP, selain para korban. Tepatnya, sebelum satu keluarga tersebut jatuh dan tewas dari lantai 22 apartemen.
Sementara itu, Arif meyakini, adanya otak atau dalang dibalik kejadian ini. Seperti sosok yang menyuruh keluarga tersebut untuk mengakhiri hidup dengan cara mengenaskan.
Sebelumnya, satu keluarga ditemukan tewas setelah melompat dari lantai 22 Apartemen Teluk Intan, Penjaringan, Jakarta Utara, Sabtu (9/3/2024). Motif kejadian ini diduga disebabkan oleh tekanan ekonomi.
Salah satu tetangga korban yang enggan disebutkan identitasnya, mengatakan keluarga tersebut sering didatangi oleh penagih hutang, bahkan tak jarang mereka meminjam kepadanya.
“Terakhir-terakhir ini juga sering pinjam tapi kemampuan terbatas, pinjam dicuekin, kalau ada uang ya dikasih, tapi (saya lihat) terdesak sekali,” katanya, Minggu (10/3/2024).
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini









