Akurat
Pemprov Sumsel

Menolak Lupa! Ini 6 Kasus Pembunuhan yang Masih Menantikan Keadilan, Ada Vina Cirebon hingga Akseyna UI

Rahmat Ghafur | 21 Mei 2024, 15:35 WIB
Menolak Lupa! Ini 6 Kasus Pembunuhan yang Masih Menantikan Keadilan, Ada Vina Cirebon hingga Akseyna UI

AKURAT.CO Kasus pembunuhan Vina Cirebon terus menjadi perbincangan netizen di Indonesia setelah kisahnya dijadikan film berjudul "Vina: Sebelum 7 Hari".

Kasus ini masih menjadi misteri karena ada tiga pelaku yang masih bebas berkeliaran.

Pihak kepolisian pun sampai saat ini masih memburu pelaku pembunuhan Vina dan pacarnya, Eki, yang terjadi pada 2016 lalu.

Namun, ternyata di Indonesia terdapat sejumlah kasus pembunuhan yang sama dengan Vina Cirebon, di mana korban maupun keluarganya masih menantikan keadilan.

Enam Kasus pembunuhan di Indonesia ini masih menantikan keadilan karena para pelaku belum berhasil ditangkap.

Bahkan ada yang kasusnya sudah 28 tahun tapi masih juga belum menemukan titik terang.

Mengutip dari berbagai sumber, Selasa (21/5/2024), berikut enam kasus pembunuhan di Indonesia yang sampai saat ini masih menantikan keadilan.

Baca Juga: Viral! Netizen Temukan Akun Medsos Diduga Egi, Dalang Utama Pembunuhan Vina Cirebon, Ini Buktinya!

1. Kasus Pembunuhan PNS di Semarang (2022)

Pegawai Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Semarang, Iwan Budi Paulus, yang juga merupakan saksi kasus korupsi ditemukan tewas mengenaskan di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, pada 9 September 2022.

Jenazah ditemukan dengan kondisi tubuh yang hangus terbakar. Selain itu, tangan hingga kepalanya dimutilasi oleh pelaku.

Tiga saksi diperiksa untuk mengungkap kasus pembunuhan ini, namun hasilnya masih nihil. Pelaku masih belum ditemukan.

Bahkan anak Iwan Budi sampai membuat surat yang ditujukan kepada Presiden Jokowi dan Panglima TNI untuk meminta keadilan agar kasus ini dapat dituntaskan.

Pasalnya, anak Iwan Budi menduga bahwa ada peran anggota TNI dalam pembunuhan ayahnya ini.

Miris hingga tahun 2024, pelaku pembunuhan Iwan Budi masih belum terungkap oleh penegak hukum.

2. Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Bogor (2019)

Siswi SMK bernama Andriana Yubelia Noven Cahya alias Noven ditemukan tewas dalam kondisi bersimbah darah dengan sebilah pisau menancap di dadanya.

Peristiwa ini terjadi di sebuah gang sepi di kawasan Baranangsiang, Kota Bogor, pada 7 Januari 2019.

Noven dibunuh oleh seorang pria yang sosoknya masih menjadi misteri hingga saat ini.

Namun aksi pembunuhan tersebut terekam kamera CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Sudah lima tahun kasus ini terjadi namun pelaku penusukan Noven masih juga belum terungkap.

Padahal, pihak kepolisian telah memeriksa 34 saksi untuk membongkar pelaku utama dari kasus ini.

Meskipun demikian, pihak kepolisian saat ini membuka kembali kasus tersebut dan akan melibatkan para ahli agar kebenaran dapat terungkap dan keadilan dapat ditegakkan.

3. Kasus Pembunuhan Vina Cirebon (2016)

Kasus pembunuhan Vina Cirebon dan pacarnya sedang menjadi perhatian khusus masyarakat Indonesia. Pasalnya, tiga pelaku sampai saat ini masih belum tertangkap.

Pada 31 September 2016, Vina dan Eki ditemukan tewas secara mengenaskan di area Jembatan Talun, Kabupaten Cirebon. Keduanya dibunuh secara tragis oleh geng motor.

Sebelumnya, kasus ini dianggap sebagai kecelakaan tunggal dengan Vina dan Eki dinyatakan sebagai korban.

Namun, kasus kecelakaan tersebut menjadi kasus pembunuhan setelah sahabat Vina bernama Linda kerasukan arwah Vina.

Pada saat itu, Linda mengungkapkan kejadian yang sebenarnya, di mana Vina dan Eki dibunuh secara sadis oleh geng motor Cirebon mulai dari dipukul hingga diinjak sampai tewas.

Pihak kepolisian saat ini masih mencari tiga orang pelaku yang membunuh Vina dan Eki secara tragis pada 2016 lalu.

Salah satu pelaku diketahui merupakan dalang utama dari kasus pembunuhan ini.

4. Kasus Pembunuhan Akseyna Mahasiswa UI (2015)

Kasus pembunuhan Akseyna Ahad Dori yang merupakan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) masih mencari keadilan hingga saat ini.

Akseyna ditemukan meninggal dunia di Danau Kenanga, Kompleks UI, pada 26 Maret 2015.

Awalnya, kasus ini dinyatakan sebagai kasus bunuh diri, namun setelah penyelidikan lebih lanjut mencuat sebuah dugaan bahwa Akseyna adalah korban pembunuhan.

Salah satu barang bukti yang dianggap janggal oleh pihak kepolisian adalah surat wasiat yang diduga bukan tulisan tangan Akseyna.

Ayah Akseyna bernama Mardoto yang merupakan Marsekal Pertama TNI (Purn) tidak bisa menemukan kebenaran dari kematian anaknya.

Sembilan tahun telah berlalu, pelaku pembunuhan Akseyna masih belum berhasil ditemukan hingga saat ini.

5. Kasus Pembunuhan Shella (2015)

Seorang waria bernama Muhammad Safrizal alias Shella Apria (27) ditemukan meninggal dunia di Jembatan Supriadi II pada 25 November 2015.

Menurut saksi yakni Zainul (24) dan Yurmadi (49) sempat mendengar suara orang meminta pertolongan dari atas jembatan tersebut.

Keduanya yang berada di bawah jembatan langsung bergegas menuju ke jembatan tersebut.

Mereka melihat ada dua orang yang memiliki gelagat aneh, namun belum sempat keduanya ditangkap mereka langsung pergi menggunakan motor berjenis matic.

Pihak kepolisian mengungkapkan bahwa Shella bukan korban pencurian atau begal karena harta benda miliknya tidak ada yang hilang.

Meskipun begitu, kepolisian menemukan bahwa terdapat luka tusuk di bagian rusuk kiri dan paha kiri di tubuh korban.

Kasus ini masih menjadi misterius karena motif pembunuhan dan pelakunya masih belum terungkap hingga saat ini.

6. Kasus Pembunuhan Munir (2003)

Pembunuhan Munir adalah salah satu kasus paling misterius di Indonesia.

Munir Said Thalib dikenal sebagai aktivis hak asasi manusia (HAM) yang juga pendiri Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras).

Kasus ini bermula pada 7 September 2003 ketika Munir melakukan perjalanan dari Indonesia menuju Amsterdam.

Saat pesawat lepas landas, seorang awak kabin melaporkan bahwa Munir sakit.

Kemudian, ia dipindahkan ke sebelah penumpang yang berprofesi sebagai dokter. Sayangnya, dua jam sebelum mendarat, Munir dinyatakan meninggal dunia.

Awalnya Munir diduga terkena serangan jantung, namun polisi Belanda menemukan jejak racun arsenik di tubuhnya.

Pernyataan tersebut menjadi viral dan memicu kontroversi besar di Indonesia dan dunia.

Meskipun begitu, pihak kepolisian masih belum berhasil mengungkap identitas dalang di balik kasus pembunuhan Munir.

Kasus-kasus ini menjadi pengingat bahwa masih banyak keadilan yang belum tercapai di Indonesia.

Masyarakat harus terus menyuarakan tuntutan keadilan bagi para korban dan keluarganya.

Pihak berwenang pun harus bekerja keras untuk mengungkap kasus-kasus ini dan memberikan keadilan yang setimpal.

Baca Juga: Polisi Ungkap Penyebab 3 Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Masih Buron

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

R
D