Akurat
Pemprov Sumsel

Suruh Dua Ibu di Bekasi dan Tangsel Cabuli Anaknya, Akun Facebook Icha Shakila Ditemukan

Dwana Muhfaqdilla | 8 Juni 2024, 13:52 WIB
Suruh Dua Ibu di Bekasi dan Tangsel Cabuli Anaknya, Akun Facebook Icha Shakila Ditemukan
 
 
AKURAT.CO Akun Facebook Icha Shakila, sosok yang memerintahkan kedua ibu di Kabupaten Bekasi dan Tangerang Selatan untuk melakukan pelecehan kepada anaknya, kini telah ditemukan oleh Polda Metro Jaya. Bahkan, pemilik akun juga telah diperiksa.
 
“Untuk akun FB Icha Shakila sudah ditemukan oleh penyidik Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu, sesaat setelah pengungkapan kasus yang ditangani oleh penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus PMJ,” kata Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak saat dihubungi wartawan, Sabtu (8/6/2024).
 
 
Meski begitu, dari hasil pemeriksaan terhadap pemilik akun, akun tersebut ternyata telah dibajak oleh seseorang yang tidak dikenal. Bahkan, pemilik akun hampir menjadi korban atas kasus serupa yakni hanya sebatas mengirimkan video telanjang tidak sampai melakukan pelecehan seksual.
 
“Oleh orang yang diduga melakukan hack terhadap akun Facebook Icha Shakila. Yang bersangkutan (pemilik akun) menolak,” tuturnya.
 
Saat ini, penyidik masih memburu sosok yang membajak akun Icha Shakila, guna dimintakan keterangan untuk membuat kasus semakin terang benderang.
 
“(Yang membajak akun tersebut) orang yang dengan sengaja dan tanpa hak menyiarkan, memertunjukkan, mendistribusikan, mentransmisikan, dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik, yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan untuk diketahui umum/mentransmisikan konten video yang bermuatan pornografi/asusila yang diupload di medsos,” tukas Ade Safri. 
 
Sebelumnya diberitakan, kasus pelecehan seksual ibu berinisial AK (26) terhadap anak kandungnya di Kawasan Tembelang, Kabupaten Bekasi, ternyata sama dengan kasus yang terjadi di Tangerang Selatan. AK juga diperintah oleh akun Facebook bernama Icha Shakila.
 
"Betul, untuk kasus yang di Bekasi juga mengaku disuruh akun IS," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (7/6/2024). 
 
 
Akun tersebut diduga menggunakan modus yang sama seperti yang terjadi di Tangsel, yakni diawali menawarkan pekerjaan dan uang. Dilanjutkan dengan meminta foto tanpa busana dan diancam untuk disebarkan.
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.