Mahfud MD Bicara Kasus Vina, Habiburkokhman Respons Pedas: Jangan Banyak Komentar!

AKURAT.CO Pernyataan Pakar Hukum Tata Negara, Mahfud MD, soal kasus pembunuhan Vina Cirebon, mendapat respons pedas dari Waketum Gerindra, Habiburokhman.
Menurut Habiburokhman yang juga Anggota Komisi III DPR RI, Mahfud yang kini statusnya sebagai mantan calon wakil presiden dan mantan Menko Polhukam itu sudah game over alias tidak berpengaruh lagi.
“Omong kosong-lah Pak Mahfud, sudah game overlah, jangan banyak komentar lagi,” ujar Habibur kepada wartawan, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/6/2024).
Baca Juga: Mahfud MD Ajak Masyarakat Move On dan Kembali Fokus Membangun Bangsa
Sebelumnya, Mahfud MD menyebut kasus pembunuhan Vina Cirebon adalah permainan jahat, alias ketidakprofesionalan penegak hukum dalam menjalankan tugas dan fungsinya.
Menurut Mahfud, kasus tersebut dijadikan permainan untuk menutupi kasus-kasus besar yang sebenarnya bisa lebih menyita perhatian publik.
"Beda loh, unprofessional itu mungkin ada orang yang kurang cakap, kurang hati-hati, itu tidak profesional. Tapi, kalau ada permainan untuk melindungi seseorang atau mendapat bayaran dari seseorang untuk mengaburkan kasus, itu sebenarnya sebuah permainan yang jahat. Nah, saya cenderung ini lebih dari unprofessional," kata Mahfud saat ditanya oleh host dalam podcast Terus Terang Mahfud MD di YouTube Mahfud MD Official, dikutip Rabu (12/6/2024).
Baca Juga: Mahfud MD Ajak Masyarakat Move On dan Kembali Fokus Membangun Bangsa
Mahfud berpendapat bahwa hal itu merupakan salah satu contoh hukum di Indonesia yang kerap dipermainkan. Dari puluhan ribu kasus hukum di Indonesia, terdapat beberapa penyimpangan- penyimpangan yang terjadi.
"Betapa hukum kita itu, sering bisa dimain-mainkan, saya tidak ingin katakan selalu dimain-mainkan, tapi sangat sering dimain-mainkan kalau sudah menyangkut pejabat atau mungkin menyangkut duit," tutup Mahfud.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 6Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 7Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 8Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








