Penipuan Modus ‘Like’ Video di YouTube, Dua Pelaku Diamankan
Dwana Muhfaqdilla | 27 Juni 2024, 22:11 WIB

AKURAT.CO Polisi berhasil mengungkap kasus dugaan penipuan melalui media elektronik atau scam dengan modus ‘like’ video di YouTube. Dua pelaku berhasil diamankan, yakni seorang pria berinisial EO (47) dan wanita berinisial SM (29), keduanya telah ditetapkan sebagai tersangka.
Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, kedua pelaku diamankan pada Selasa (25/6/2024) pukul 01.00 WIB oleh tim penyidik Unit 2 Subdit IV Tipid Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.
“Telah melakukan upaya paksa penangkapan terhadap satu tersangka atas nama SM di Jl. Rawa Bengkel, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat dan kembali penyidik melakukan penangkapan terhadap satu tersangka atas nama EO di Jl. Murai, Kecamatan Cengkareng,” katanya dalam keterangannya, Kamis (27/6/2024).
Baca Juga: Waspada! Viral Modus Penipuan Baru di Instagram, Target Konten Kreator Berujung Minta Uang
Dalam kasus ini, EO berperan memerintahkan tersangka SM untuk mencari rekening dan mendapat keuntungan Rp1,5 juta per rekening. Sedangkan SM berperan mencari orang untuk membuat rekening dan mendapatkan keuntungan Rp500 ribu per rekening.
Dalam aksinya, kedua pelaku menghubungi korban melalui telepon WhatsApp dan mengaku sebagai asisten PT IKEA. Kemudian, korban ditawarkan pekerjaan untuk melakukan like pada video-video di YouTube dengan komisi sebesar Rp31.000.
“Kemudian pelapor dikirimkan link telegram melalui WhatsApp tersebut. Setelah pelapor menyetujui untuk melakukan pekerjaan, pelapor diwajibkan untuk melakukan deposit sebelum diberikan misi pekerjaan. Atas kejadian tersebut pelapor mengalami kerugian sebesar Rp806.220.000,” tutur Ade Safri.
Baca Juga: Jutaan Komputer Mac Terkena Scam Periklanan
Atas perbuatannya, kedua tersangka terancam dijerat dengan Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 45 ayat (1) UU No. 1 Tahun 2024 tentang perubahan kedua atas UU No. 11 Tahun 2008 tentang ITE dan/atau Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 81 dan/atau Pasal 82 dan/atau Pasal 87 UU No. 3 Tahun 2011 tentang Transfer Dana dan/atau Pasal 3, Pasal 4 dan Pasal 5 UU No. 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan TPPU.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 2Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 3Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 6Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 7BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 8Ben-Gvir Serukan Pembunuhan 30–40 Orang di Gaza Tiap Malam, Netanyahu Dikritik dari Kanan
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026







