LKBH Nurul Iman Desak Kapolri Usut Tuntas Dugaan Oknum Polisi di Padang Aniaya Anak hingga Meninggal

AKURAT.CO Akhir-akhir ini publik digemparkan pemberitaan nasional atas dugaan penganiayaan oknum Polisi Padang-Sumatera Barat (Sumbar) terhadap anak di bawah umur yang mengakibatkan anak tersebut tewas.
Kekerasan terhadap anak di bawah umur di negeri ini seolah-olah tak kunjung usai. Kejadian kasus ini menjadikan daftar panjang kekerasan terhadap anak dibawah umur.
Hal itu diungkapkan Sekjend Lembaga Konsultan dan Bantuan Hukum (LKBH) Nurul Iman Parung-Bogor Dr (C) Rahmad Lubis, SH, M.H kepada Akurat.co melalui sambungan WhatsApp, Minggu, (30/06/2024).
Dia selaku Sekjend LKBH Nurul Iman meminta dan mendesak Kapolri Jend. Pol Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas dan transparan dugaan Penganiyaan yang dilakukan Oknum Polisi tersebut.
Baca Juga: KPK Pastikan Usut Dugaan Keterlibatan Anggota BPK Haerul Saleh di Kasus Suap WTP Kementan
"Jika kapolri tidak tegas mengusut tuntas perkara ini tidak menutup kemungkinan akan menurunnya kepercayaan public terhadap kepolisian Republik Indonesia, sebab baru-baru ini Polri telah mendapatkan Kepercayaan publik tertinggi diantara aparat penegakan hukum dan lembaga negara yang ada" ungkapnya
Dikatakan Rahmad Lubis, kematian anak dibawah umur itu terkesan janggal dan patut diungkap dengan tranparansi.
" Kami dari LKBH Nurul Iman meminta kapolri mengatensi kasus ini hingga tuntas. Polda Sumatera Barat (Sumbar) bekerja dalam penyelidikan secara profesional dan bidang profesi dan pengamanan (PROPAM) Polda Sumbar bekerja secara efektif" lanjutnya
Ditegaskannya, pihaknya dari LKBH Nurul Iman akan tetap monitor perkara tersebut hingga tuntas.
" Semoga tidak ada drama pada perkara ini yang menimbulkan menurunnya kepercayaan publik kepada institusi yang kita cintai ini. Salam presisi " tandasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal









