KPK Telusuri Dugaan Korupsi Investasi Fiktif PT Taspen di Insight Investment Management

AKURAT.CO Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut kasus dana pensiun oleh PT Taspen (Persero), yang berujung rasuah.
KPK mengungkap, penempatan sejumlah dana pensiun oleh PT Taspen (Persero) di beberapa reksadana atau perusahaan sekuritas yang merugikan keuangan negara. Salah satu investasi yang dilakukan PT Taspen (Persero) pada PT Insight Investment Management (IIM).
Ihwal investasi itu mengemuka dari diperiksanya Direktur PT IIM, Thomas Harmanto, yang dilakukan penyidik pada, Selasa (22/10/2024). Thomas diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi investasi fiktif di PT Taspen (Persero).
Baca Juga: Melanggar Hukum, KPK Soroti Penempatan Dana Pensiun PT Taspen di Sejumlah Reksadana
"Didalami terkait dengan investasi PT Taspen pada PT IIM," ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardika dalam keterangannya yang dikutip Akurat.co, Rabu (23/10/2024).
Namun sayang, Tessa saat ini belum mau menjelaskan secara rinci terkait investasi PT Taspen pada PT IIM itu. Sebab hal itu saat ini sedang dalami oleh tim penyidik KPK.
Diketahui, PT. Insight Investments Management (Insight) merupakan Manajer Investasi yang mengelola dana dari berbagai kalangan investor, seperti bank, dana pensiun, asuransi, yayasan, maupun individu yang tersebar di berbagai kota di Indonesia.
PT Insight Investments Management mengelola keuangan melalui berbagai macam produk reksa dana konvensional dan syariah, seperti Reksa Dana Pasar Uang, Reksa Dana Saham, Reksa Dana Pendapatan Tetap, Reksa Dana Campuran, dan Reksa Dana Terproteksi.
KPK sebelumnya mengungkap adanya peran konsultan investasi terkait penempatan sejumlah dana pensiun oleh PT Taspen (Persero) pada sejumlah reksadana atau perusahaan sekuritas. Andil konsultan investasi dalam pusaran dugaan korupsi investasi fiktif di PT Taspen menjadi salah satu yang diusut KPK saat ini.
Baca Juga: KPK Panggil Eks Direktur Keuangan dan Operasional Sinarmas Sekuritas Terkait Korupsi di PT Taspen
"Tentunya penempatan dana itu juga biasanya melalui konsultan, ada konsultan investasi, konsultan investasinya. Konsultan investasi itulah yang menjadi juga salah satu yang sedang kita tangani," ungkap Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu kepada wartawan di kantornya, Jakarta, Kamis (3/10/2024).
Namun, Asep belum mau mengungkap lebih jauh soal konsultan investasi tersebut. Mengingat hal tersebut sedang didalami tim penyidik KPK.
Selain konsultan investasi, KPK juga mendalami ada tidaknya kickback (suap/uang terima kasih) atas penempatan sejumlah dana pensiun oleh PT Taspen pada sejumlah perusahaan sekuritas atau reksadana.
Diketahui, sejumlah pihak sekuritas telah diagendakan diperiksa tim penyidik KPK. Di antaranya, Direktur PT Binartha Sekuritas Adi Indarto Hartono; mantan Direktur Keuangan dan Operasional PT Sinarmas Sekuritas Ferita; dan Direktur Utama PT Pacific Sekuritas Indonesia, Edy Soetrisno (ES).
"Salah satunya adalah di sekuritas. Tentu ini yang menjadi bagian yang sedang kita dalami," ucap Asep.
Menurut Asep, penempatan dana itu atas sepengetahuan Antonius N. S. Kosasih selaku Direktur Utama PT Taspen (Persero) saat itu. Asep sebelumnya tak mambantah adanya penempatan dana Taspen yang diduga melanggar aturan sehingga menimbulkan kerugian negara.
"Tentunya juga kan penempatan dana itu atas sepengetahuan dari direktur Taspennya, direktur utama Taspennya, Pak AK ini, itu yang sedang kita dalami," ujar Asep.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








