KPK Tegaskan Perlindungan Total bagi Pelapor Korupsi: Tak Akan Diungkap ke Publik

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan komitmennya untuk menjaga kerahasiaan identitas pelapor dugaan korupsi atau whistleblower.
Hal ini ditegaskan sebagai bentuk perlindungan terhadap warga yang berani melaporkan praktik korupsi demi perbaikan sistem di Indonesia.
“Pelibatan masyarakat dalam pengawasan tindak pidana korupsi adalah bagian penting dari pemberantasan korupsi itu sendiri,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, saat dikonfirmasi, Jumat (30/5/2025).
Pernyataan ini disampaikan KPK menyusul kasus yang ramai diperbincangkan publik, yakni penangkapan seorang mantan pegawai Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat berinisial TY, yang disebut sebagai pelapor dugaan korupsi di lembaganya.
TY justru dilaporkan balik dan dijerat atas dugaan pelanggaran UU ITE.
Budi menegaskan, KPK sangat berhati-hati dan tidak pernah mengungkap identitas pelapor ke publik, sebagai bentuk proteksi terhadap kemungkinan intimidasi maupun pembalasan.
Baca Juga: Puncak Haji Terancam Kacau, DPR Desak Kemenag Kembalikan Sistem Kloter
“Menjaga kerahasiaan pelapor adalah upaya melindungi mereka dari berbagai risiko, sekaligus strategi agar proses pengumpulan informasi (pulbaket) berjalan optimal,” jelasnya.
KPK mencatat, banyak kasus besar yang berhasil diungkap berawal dari laporan masyarakat.
Karena itu, KPK terus mendorong warga untuk tidak takut menyampaikan informasi, dengan jaminan perlindungan penuh.
Di sisi lain, Polda Jabar sebelumnya mengungkap bahwa TY ditangkap atas dugaan akses ilegal terhadap dokumen elektronik milik Baznas Jabar.
Namun, TY disebut juga merupakan pihak yang sebelumnya mengungkap indikasi penyimpangan di lembaga tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








