KPK Periksa Dua Saksi Terkait Korupsi Akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua saksi dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi terkait proses kerja sama usaha (KSU) dan akuisisi PT Jembatan Nusantara oleh PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pada periode 2019–2022.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta," kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, Rabu (23/7/2025).
Dua saksi yang dipanggil yakni La Mane, yang pernah menjabat sebagai Direktur Teknik dan Fasilitas PT ASDP pada April–Desember 2019, serta Imelda Alini Pohan, pegawai di lingkungan BUMN.
Keduanya dimintai keterangan seputar proses akuisisi dan kerja sama usaha yang diduga mengandung unsur korupsi dan berpotensi merugikan keuangan negara.
KPK tengah mendalami keterlibatan para pihak dalam pengambilan keputusan, termasuk mekanisme transaksi antara PT ASDP dan PT Jembatan Nusantara.
Baca Juga: Selvi Ananda: Anak Hebat Tak Harus Juara Kelas, Tapi Jujur dan Punya Banyak Teman
Langkah ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset serta investasi di lingkungan BUMN.
Dalam perkara ini, KPK telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah Direktur Utama PT ASDP Ira Puspadewi; Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP, Harry Muhammad Adhi Caksono; Direktur Komersial dan Pelayanan PT ASDP, Muhammad Yusuf Hadi; serta pemilik PT Jembatan Nusantara Group, Adjie.
Ketiga pejabat PT ASDP saat ini tengah menjalani proses persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta.
Mereka didakwa merugikan keuangan negara senilai Rp1,25 triliun atau tepatnya Rp1.253.431.651.169.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 3Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 6Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 7Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








