Pemerintah Belum Bentuk Tim Khusus Investigasi Korban Demo, Yusril: Serahkan ke Lembaga yang Ada

AKURAT.CO Pemerintah belum berencana membentuk tim investigasi khusus terkait kasus korban meninggal dalam aksi demonstrasi.
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan penyelidikan cukup dilakukan lembaga yang sudah memiliki kewenangan.
“Sampai hari ini kita menyerahkan kepada lembaga-lembaga yang sudah ada. Artinya langkah-langkahnya sudah lebih konkrit dilakukan,” kata Yusril di Jakarta, Senin (8/9/2025).
Ia menyebut kepolisian menjadi ujung tombak penyelidikan kasus tersebut, dengan dukungan lembaga lain seperti Komnas HAM serta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sesuai mandat masing-masing.
“Langkah-langkah hukum sudah dilakukan dan on the track, sesuai hukum dan ketentuan HAM,” ujarnya.
Baca Juga: Mendagri Minta Pemda Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem
Yusril menegaskan pemerintah menghormati peran Komnas HAM sebagai lembaga independen yang juga tengah melakukan penyelidikan.
Karena itu, ia menilai belum perlu membentuk tim khusus di luar mekanisme resmi yang ada.
“Kalau kasus ini bisa diselesaikan dengan perangkat pemerintah dan lembaga negara yang ada, maka langkah itu yang ditempuh sementara ini,” pungkasnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 420 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 5Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 8BEM UI Demo 18 Agustus di Bundaran HI, Ternyata Ini 8 Tuntutannya!
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








