Komisi III DPR Mulai Garap RUU Penyesuaian Pidana Pekan Depan

AKURAT.CO Komisi III DPR RI memastikan akan mulai membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyesuaian Pidana pada pekan depan.
Regulasi ini disiapkan sebagai aturan turunan sebelum KUHP baru mulai berlaku pada 2 Januari 2026.
“Minggu depan kami akan membahas Undang-Undang Penyesuaian Pidana yang merupakan tindak lanjut dari KUHP,” ujar Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Habiburokhman menegaskan RUU tersebut wajib diselesaikan sebelum masa berlaku KUHP baru dimulai.
Tanpa regulasi turunan itu, sejumlah aturan teknis di dalam KUHP berpotensi tidak bisa langsung diimplementasikan.
“Jadi sebelum pemberlakuan KUHP, Undang-Undang Penyesuaian Pidana harus sudah ada,” ujarnya.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Pastikan KJP Plus Siswa Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Tidak Dicabut
Ia mengakui pembahasan berlangsung di tengah agenda Komisi III yang cukup padat.
Saat ini, komisi tersebut masih melakukan fit and proper test calon anggota Komisi Yudisial (KY), serta mengurus sederet agenda Panja terkait Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan.
“Kita masih menyelesaikan pemilihan komisioner KY. Lalu dua hari untuk agenda Panja Polri, Kejaksaan, dan Pengadilan. Sisanya akan kita maksimalkan untuk RUU Penyesuaian Pidana,” jelasnya.
Habiburokhman berharap RUU tersebut bisa dirampungkan dalam sisa waktu masa sidang DPR hingga akhir tahun ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








