DPR Desak Polisi Bongkar Aktor Intelektual Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

AKURAT.CO Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui Komisi III berharap penyidikan kasus penyiraman air keras terhadap aktivis HAM Andrie Yunus tidak berlarut-larut seperti sejumlah kasus serupa sebelumnya.
Anggota Komisi III DPR, Safaruddin, mengatakan, aparat penegak hukum telah mengantongi sejumlah bukti awal yang dapat mempercepat proses pengungkapan perkara.
“Mudah-mudahan tidak. Karena kan ini dari CCTV juga sudah ada. Banyak bukti-bukti yang sudah didapatkan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia. Saya kira dalam waktu dekat akan kita lihat,” kata Safaruddin kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (16/3/2026).
Legislator dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu menegaskan Komisi III DPR tidak akan ragu menggunakan fungsi pengawasan apabila penanganan perkara berjalan lambat.
“Kalau tidak, tentu kita akan panggil Kapolri untuk mengetahui apa kendalanya,” ujarnya.
Baca Juga: Pemprov Jakarta Berangkatkan 388 Sepeda Motor Peserta Mudik Gratis Lebih Awal
Safaruddin juga menekankan pentingnya mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam kasus tersebut, tidak hanya pelaku di lapangan tetapi juga aktor intelektual yang diduga berada di balik aksi kekerasan tersebut.
“Yang kami minta bukan hanya pelaku lapangan, tetapi juga aktor intelektualnya serta pihak-pihak yang membantu,” kata dia.
Komisi III DPR memastikan akan terus memantau perkembangan penyidikan guna memastikan proses penegakan hukum berjalan transparan serta memberikan rasa keadilan bagi korban maupun masyarakat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal










