OTT di Jawa Timur, KPK Masih Dalami Dugaan Bupati Tulungagung Terima Uang

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menerima sejumlah uang sehingga terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pada Jumat (10/4/2026) malam di Jawa Timur.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan saat ini dugaan penerimaan tersebut masih didalami oleh penyidik. "Dugaan penerimaan yang dilakukan oleh penyelenggara negara, dengan cara-cara melawan hukum," kata Budi kepada wartawan, Sabtu (11/4/2026).
Meski demikian, dia belum merinci lebih jauh terkait sumber maupun tujuan penerimaan uang tersebut. Namun, dalam operasi tersebut tim KPK turut mengamankan barang bukti berupa uang tunai.
Baca Juga: KPK Bawa 13 Orang ke Jakarta Usai OTT di Jatim, Bupati Tulungagung Tiba Lebih Dulu
"Selain mengamankan para pihak, dalam kegiatan ini Tim juga mengamankan barang bukti diantaranya dalam bentuk uang tunai," ujarnya.
Gatut Sunu Wibowo terpilih sebagai Bupati Tulungagung dalam Pilkada 2024. Sebelumnya, dia merupakan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan sebelum kemudian bergabung dengan Partai Gerindra menjelang pemilihan kepala daerah.
Baca Juga: OTT KPK di Jawa Timur, 16 Orang Diamankan Termasuk Bupati Tulungagung
Gatut juga pernah menjabat sebagai Wakil Bupati Tulungagung periode 2019–2023. Selain berkarier di politik, ia dikenal sebagai pengusaha di bidang toko bangunan.
Penangkapan terhadap Gatut menambah daftar kepala daerah di Jawa Timur yang terjerat operasi tangkap tangan KPK pada awal tahun ini. Sebelumnya, KPK juga telah menangkap kepala daerah lain di wilayah tersebut, termasuk Bupati Ponorogo dan Wali Kota Madiun.
KPK memastikan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan masih terus berlangsung, untuk mengungkap konstruksi perkara serta pihak-pihak yang diduga terlibat.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 7Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal






