KPK Geledah Sejumlah Lokasi di Jateng-Jatim, Sita Emas 1,3 Kilo dan Uang Tunai Rp100 Juta

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan penggeledahan dalam pengembangan penyidikan suap terkait pemeriksaan restitusi pajak di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Banjarmasin.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, penggeledahan dilakukan secara maraton pada Selasa hingga Rabu (11-12, 8/2026) di sejumlah lokasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Dalam rangkaian upaya paksa tersebut, penyidik menggeledah Kantor Wilayah Pajak Surakarta serta sejumlah lokasi di Klaten, Jombang, Surabaya, dan Malang.
"Dari penggeledahan itu, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen serta barang bukti elektronik yang diduga berkaitan dengan perkara suap pemeriksaan restitusi pajak tersebut," jelas Budi, dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).
Tak hanya dokumen dan barang bukti elektronik, penyidik juga menemukan barang bukti lain dari rumah seorang pemeriksa pajak di Malang.
Baca Juga: KPK Panggil Anggota DPRD Jakarta Bebizie Usut Gratifikasi Rita Widyasari
Barang bukti tersebut berupa logam mulia emas seberat 1,3 kilogram dan uang tunai senilai Rp100 juta.
KPK selanjutnya akan melakukan penelaahan dan analisis terhadap seluruh barang bukti yang diperoleh dalam rangkaian penggeledahan tersebut.
Barang bukti itu nantinya akan didalami untuk memperkuat konstruksi perkara serta mengungkap lebih jauh dugaan aliran penerimaan dalam kasus tersebut.
Penggeledahan ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan perkara dugaan suap terkait pemeriksaan restitusi pajak di KPP Madya Banjarmasin.
Sebelumnya, KPK juga telah melakukan sejumlah upaya paksa dan menemukan uang dalam valuta asing yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.
Baca Juga: KPK Ungkap Pemeriksaan Rudy Tanoe untuk Hitung Kerugian Negara
KPK masih terus mendalami keterkaitan barang bukti, pihak-pihak yang diduga terlibat, serta aliran dana dalam perkara yang bermula dari dugaan suap pengurusan restitusi pajak tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








