Paket Baru Google Workspace Akan Segera Tersedia, Ada Berbagai Fitur Tambahan

AKURAT.CO - Google sedang menyiapkan paket baru untuk pelanggan Workspace dengan rencana yang disebut 'Gemini Business' dan 'Gemini Enterprise'.
Pembaharuan terbaru yang sedang disiapkan oleh Google, yang disorot oleh pengguna Testing Catalog dan Dylan Roussel di Twitter, mengungkapkan keberadaan rencana baru ini.
Mereka akan memberikan akses kepada pelanggan Google Workspace ke teknologi kecerdasan buatan terbaru dari Google, termasuk perlindungan data tingkat perusahaan. Ini juga berarti bahwa data percakapan karyawan tidak akan digunakan untuk melatih teknologi ini.
Dikutip dari 9to5google.com, Selasa (20/02/2024), menurut Roussel, tautan 'upgrade hari ini' mengarahkan pengguna ke halaman Google Workspace yang berfokus pada Duet AI.
Ini menunjukkan bahwa Gemini Business dan Enterprise akan menyediakan berbagai fitur tambahan, seperti bantuan menulis, mengatur dan memvisualisasikan data, serta panel samping di berbagai aplikasi seperti Gmail, Dokumen, Spreadsheet, Slide, Drive, Chat dan Meet.
Namun, belum jelas apakah paket Gemini Business/Enterprise juga akan memberikan akses langsung ke fitur Gemini Advanced di gemini.google.com, atau apa perbedaan antara kedua tingkatan tersebut.
Google sebelumnya mengumumkan bahwa Duet AI akan dikenakan biaya sekitar $30 (Rp469 ribuan) per bulan/akun, sementara fitur Gemini akan tersedia melalui paket Google One AI Premium seharga $19,99 (Rp313 ribuan) per bulan.
Salah satu fitur eksklusif dari Gemini Advanced adalah kemampuan untuk menjalankan kode Python langsung di antarmuka pengguna Gemini. Ini sangat berguna untuk keperluan belajar dan verifikasi kode. Misalnya, siswa dapat menguji kode untuk memahami konsep secara interaktif, sementara pengembang dapat memverifikasi apakah kode berjalan dengan benar sebelum digunakan.
Meskipun belum ada tanggal pasti untuk peluncuran paket baru ini, pengguna diharapkan untuk segera mendapatkan akses ke fitur-fitur canggih yang ditawarkan oleh Gemini Business dan Enterprise.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Usai Kritik Pigai, Hotman Paris Kini Malah Ingin Jalan Malam Bareng Menteri HAM: Biar Begal Kabur Semua
- 3Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 4Prediksi Skor PSG vs Arsenal, Susunan Pemain, Jadwal Siaran Langsung
- 5Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 6Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 7BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 8Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








