Google Tawarkan Rp155 Miliar dalam Sayembara Kerentanan Keamanan

AKURAT.CO - Google telah meluncurkan sayembara peretasan langsung pertamanya tahun lalu yang menargetkan model bahasa besar.
Sebagai bagian dari Program Hadiah Kerentanan, Google memberikan penghargaan senilai $10 juta (sekitar Rp 155 miliar) untuk menemukan dan melaporkan celah keamanan dalam produknya.
Dikutip dari Androidpolice.com, Rabu (13/3/2024), pada tahun 2023, fokus Google berubah pada laporan kualitas dan masalah tingkat keparahan, sementara juga menambahkan Wear OS ke dalam program.
Baca Juga: Bocorkan Rahasia AI untuk Perusahaan China Selama 1 Tahun, Mantan Insinyur Google Ditangkap
Android dan perangkat Google lainnya menerima pembayaran total $3,4 juta (sekitar Rp 52,9 miliar), dengan peningkatan pembayaran hingga $15.000 (sekitar Rp 233 jutaan) untuk kerentanan kritis.
Peneliti Google Chrome menerima $2,1 juta (sekitar Rp 32,7 miliar) untuk melaporkan 359 laporan unik, termasuk masalah pengkodean V8 yang telah diatasi.
Google juga menyelenggarakan acara peretasan langsung untuk menargetkan model bahasa besar, dengan proyek-proyek menarik yang muncul dengan hadiah hingga $50.000 (sekitar Rp 778 jutaan).
Meskipun ada perubahan pada VRP pada tahun 2023, Google berencana untuk terus mengembangkan program keamanannya untuk masa depan, termasuk AI generatif.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 120 Twibbon 17 Agustus 2026 Gratis, Cocok untuk Foto Profil dan Rayakan HUT RI
- 2Kuota Gratis 81 GB HUT ke-81 RI Viral di WhatsApp, Ini Faktanya
- 3Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Ternyata Anggota Tim 9 Hari Wibowo
- 4Demo Hari Ini di Bundaran HI, BEM UI Bawa 8 Tuntutan, Apa Saja Isinya?
- 520 Link Twibbon 17 Agustus 2026 Terbaru, Cocok untuk Rayakan HUT ke-81 RI Hari Ini!
- 6Kode Redeem FF Spesial 17 Agustus 2026, Ada Hadiah Gratis untuk Rayakan HUT ke-81 RI
- 7Diduga Selewengkan Kas RW Rp11 Miliar, Mantan Ketua dan Sekretaris RW di PIK Dilaporkan ke Polisi
- 8Meludahi Biarawati: Pelecehan Bernuansa Agama oleh Ekstremis Yahudi Menjadi Hal yang Lumrah di Yerusalem
- 9Lebih Inklusif dan Merakyat, Pemerintah Semarakkan HUT ke-81 RI di Kampung-kampung Padat Penduduk
- 10RUU Perampasan Aset Ditargetkan Sah Desember 2026








