Netizen Bijak Akan Selalu Membuat dan Menyebarkan Konten Positif di Medsos

AKURAT.CO - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI menggelar kegiatan Makin Cakap Digital 2024 untuk segmen komunitas dengan tema “Menjadi Netizen yang Bijak Dalam Bermedia Sosial” di Alun-Alun Sidoarjo, Jawa Timur, pada Minggu (24/3/2024).
Kali ini hadir pembicara-pembicara yang ahli di bidangnya, yaitu Akademisi Universitas Maarif Hasyim Latif, M Adhi Prasnowo, Ketua PC ISNU Sidoarjo, Widyaiswara BDK Surabaya, Sholehuddin, dan Dosen Ilmu Komunikasi Unesa dan Sekretaris PWI Jatim, Eko Pamuji.
Akademisi Universitas Maarif Hasyim Latif, M Adhi Prasnowo mengatakan, segala aktivitas di dunia digital harus dilakukan secara sadar dan bertanggung jawab.
Setiap individu harus memahami etika bermedia digital.
Pikirkan secara kritis sebelum melakukan postingan, karena setiap postingan bisa berdampak positif maupun negatif.
“Stop toxic. Kita harus lebih mengedepankan berpikir bijak dan penuh kesadaran dalam menyampaikan komentar atau candaan,” kata Adhi saat menjadi pembicara kegiatan Makin Cakap Digital 2024 untuk segmen komunitas di Alun-Alun Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (24/3/2024).
Setiap individu menurutnya harus menjadi netizen menawan dan penuh pujian di ruang digital. "Dengan memahami etika, kata-kata yang digunakan saat berkomunikasi tidak menyakiti perasaan orang lain. Informasi yang disebarkan pun bukan hoax," imbuhnya.
Dalam kesempatan sama, Ketua PC ISNU Sidoarjo, Widyaiswara BDK Surabaya, Sholehuddin menambahkan, netizen bijak akan selalu membuat dan menyebarkan konten positif di media sosial. Apresiasi setiap koten positif, kemudian menghapus konten-konten negatif.
“Memuliakan orang lain menunjukkan kemuliaannya. Sebaliknya, merendahkan orang lain mencerminkan kerendahannya,” kata Sholehuddin.
Narasumber lain, Dosen Ilmu Komunikasi Unesa dan Sekretaris PWI Jatim, Eko Pamuji memaparkan, pemahaman keamanan digital menjadi urgen, karena kejahatan online semakin marak. Perundungan atau bullying secara online salah satunya.
“Anak terkena perundungan sering tidur larut malam atau bahkan tidak tidur sama sekali. Nilai mata pelajaran perlahan menurun,” ujar Eko.
Kegiatan Makin Cakap Digital 2024 merupakan rangkaian program Indonesia Makin Cakap Digital yang diinisiasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI. Program ini bertujuan meningkatkan literasi digital 50 juta masyarakat di Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Cuma Jadi Beban Istana, Menteri Pariwisata Tak Punya Sense of Crisis dan Layak Diganti
- 2Prediksi Skor Prancis vs Pantai Gading 5 Juni 2026: Les Bleus Masih Terlalu Kuat atau The Elephants Siap Membuat Kejutan?
- 3Tragedi di Gurun Sahara: 49 Orang Tewas Kehausan Setelah Truk Mogok di Gurun Niger
- 4Berbahasa Indonesia Usai Laga Kalahkan Oman, John Herdman: Saya Capek!
- 5BRIN Ingatkan Wacana Jokowi Keliling Daerah Berpotensi Memanaskan Politik Terlalu Dini
- 6Kurs Dolar AS Tembus Rp18.025 Hari Ini, Rupiah Catat Rekor Terlemah dalam Sejarah
- 7Kalender Jawa 4 Juni 2026: Weton Kamis Pahing Punya Karakter Cerdas dan Penuh Perhitungan
- 8Kalender Jawa 3 Juni 2026: Watak Weton Rabu Legi, Sosok Jujur yang Disukai Banyak Orang
- 9Astra Gandeng Pemprov Jakarta Kampanyekan Naik Transportasi Umum, Pramono: Kunci Atasi Macet dan Polusi
- 10Trump Klaim Kekuatan Militer Iran Hancur Total, Tersisa Sekitar 21 Persen Rudal








